3 Rekor Bersejarah Setelah Liverpool vs Leicester Berakhir

 

Laga Liverpool vs Leicester di Liga Inggris berakhir dengan kemenangan telak tuan rumah yang sekaligus berbuntut rekor bersejarah bagi tuan rumah.

Kendati tidak diperkuat beberapa pemain pilar, The Reds membuktikan sanggup bersaing dengan kesebelasan-kesebelasan lain.

Leicester yang merupakan kesebelasan papan atas pun tidak mampu menggoyahkan Liverpool yang sedikit pincang. Justru sebaliknya anak asuh Jurgen Klopp mampu menjungkalkan juara Liga Inggris 2016.

 

Gol bunuh diri Jonny Evans, serta kesuksesan Diogo Jota dan Roberto Firmino menyarangkan bola ke gawang Kasper Schmeichel mewarnai laga Liverpool vs Leicester dan mengantarkan Merseyside Merah meraih rekor penting.

 

Liverpool's Roberto Firmino, center, shots on target during the English Premier League soccer match between Liverpool and Leicester City at Anfield stadium in Liverpool, England, Sunday, Nov. 22, 2020. (AP Photo/Jon Super)Roberto Firmino mencetak gol ke gawang Leicester. (AP Photo/Jon Super)

 

Berikut tiga rekor bersejarah yang tercipta setelah Liverpool vs Leicester berakhir:

1. Keberhasilan readyviewed meraih tiga poin di kandang sendiri atas The Foxes memperpanjang catatan tanpa kalah Liverpool di Anfield.

Dalam 64 pertandingan terakhir, Liverpool meraih 53 kemenangan dan 11 kali seri. Catatan 64 laga tanpa kalah di kandang merupakan yang terpanjang dalam sejarah klub.

 

 

2. Sejarah di laga kandang juga dibukukan Jota. Dalam catatan klub, pemain Portugal itu merupakan satu-satunya penggawa anyar The Reds yang bisa mencetak empat gol dalam laga kandang beruntun di awal musim.

3. Gol Jota yang tercipta setelah dibangun melalui 30 operan, tercatat sebagai gol melalui proses operan terbanyak menurut data Opta yang mulai menyediakan catatan statistik sejak musim 2006/2007.