6 Tugas Berat Solskjaer bersama MU di Laga Krusial

Manchester United bakal menghadapi tiga lawan berat dalam satu pekan ke depan. Setidaknya ada enam pekerjaan rumah menanti Ole Gunnar Solskjaer untuk melakoni pekan tersebut.

Dimulai saat away ke West Ham United akhir pekan ini, lalu partai hidup mati melawan RB Leipzig demi tiket 16 besar Liga Champions pada tengah pekan depan, ditutup derbi Manchester akhir pekan depan.

Dilansir Daily Mail, enam PR menanti Solskjaer. Pelatih asal Norwegia itu harus putar otak sangat keras untuk meracik strategi dan mengatasi enam PR tersebut.

 

6 Tugas Solskjaer di MU:

1. Konsistensi Anthony Martial

Problem pertama ada pada inkonsistensi Anthony Martial. Meski dia menjadi pencetak gol terbanyak Man United musim lalu, namun hal sebaliknya terjadi di musim ini.

Martial baru mencetak dua gol musim ini. Semuanya di ajang Liga Champions melawan Leipzig dan Istanbul Basaksehir.

2. Pengganti Fred

Lalu siapa yang menggantikan Fred saat lawan Leipzig nanti. Pemain asal Brasil itu beberapa kali diandalkan Solskjaer.

Kartu merah yang diterima saat melawan PSG memastikannya absen laga away ke Jerman melawan Leipzig. Solskjaer bisa menggantinya dengan Donny Van de Beek atau Paul Pogba maupun Nemanja Matic.

Namun jelas kehilangan Fred akan sangat krusial karena saat membantai Leipzig 5-0 di duel pertama, Fred tampil gemilang.

Manchester United's manager Ole Gunnar Solskjaer gestures during the English Premier League soccer match between Everton and Manchester United at the Goodison Park stadium in Liverpool, England, Saturday, Nov. 7, 2020. (Carl Recine/Pool via AP)Ole Gunnar Solskjaer dihadapkan pekerjaan rumah menumpuk dalam menghadap tiga laga berat dalam satu pekan ke depan. (AP/Carl Recine).

3. De Gea atau Henderson

Masalah ketiga adalah penjaga gawang. David De Gea masih menjadi kiper utama, namun beberapa kali dia kerap blunder atau salah mengantisipasi bola berujung gol.

Di sisi lain Dean Henderson tampil baik ketika dimainkan. Solskjaer bisa pusing mengenai urusan penjaga gawang ini.

4. Rashford Cedera

Cedera Marcus Rasfhord menjadi PR selanjutnya. Solskjaer tak diragukan selalu mengandalkan striker Inggris tersebut.

Lihat saja catatannya, sembilan gol di semua ajang, satu gol di belakang Bruno Fernandes yang menjadi top skor sementara Man United.

Rasfhord diragukan tampil melawa West Ham, namun kemungkinan bisa diturunkan saat lawan Leipzig dan Manchester City. Pertanyannya, siapa penggantinya?

5. Formasi Tiga Bek

Masalah kelima adalah formasi. Solskjaer perlu mempertimbangkan formasi yang pakem dalam tiga laga ke depan, menggunakan tiga atau empat bek.

Pilihannya jika tiga bek, Solskjaer bisa menurunkan tiro Eric Baily, kapten Harry Maguire, dan Victor Lindelof.Menggunakan tiga bek dengan dilindungi dua jangkar mungkin bisa jadi pilihan ketika menghadapi tim-tim dengan karakter menyerang seperti Manchester City.

6. Pergantian Pemain Cepat dan Tepat

Problem terakhir adalah persoalan pergantian pemain. Solskjaer banyak pihak dinilai terlalu lambat dalam mengganti pemain ketika permainan berjalan tak sesuai harapan.

Fred yang sudah menerima kartu kuning itu tetap dibiarkan bermain. Padahal jika Solskjaer jeli dia bisa mengganti Fred dengan pemain lain karena emosi yang makin tak terkontrol.Satu contoh jelas ketika Fred diusir dari lapangan saat lawan PSG. Fred beruntung tak dikartu merah di babak pertama usai menanduk kepala Paredes.

“Dia bermain bagus tetapi dengan keputusan yang dibuat wasit Anda mungkin melihat ke belakang dan mengatakan Anda seharusnya menggantinya,” kata Solskjaer selepas pertandingan versus PSG.