7 Gol yang Bukan Lagi Mimpi Buruk Liverpool

 

Di Liga Inggris musim ini, kata ‘tujuh gol’ bagi Liverpool dan pendukungnya sempat jadi kata tabu karena mengingatkan kekalahan 2-7 dari Aston Villa. Kini, readyviewed tujuh gol bisa diasosiasikan dengan kemenangan 7-0 atas Crystal Palace.

Liverpool menunjukkan penampilan layaknya seorang raja dalam laga lawan Crystal Palace di pekan ke-14 Liga Inggris. The Reds seolah menjelaskan alasan di balik pertanyaan mengapa mereka berkuasa dan berjaya musim lalu.

Menghadapi Crystal Palace yang bisa menaklukkan Manchester United dan menahan imbang Tottenham Hotspur, Jurgen Klopp malah melakukan rotasi pemain dengan menyimpan Mohamed Salah. Ia memberikan kepercayaan pada Takumi Minamino untuk bersanding dengan Sadio Mane dan Roberto Firmino di lini depan.

 

Keputusan Jurgen Klopp terbukti tepat. Minamino menghentak dengan torehan gol cepat di menit kedua. Gol ini jelas membantu Liverpool mengatasi tekanan dari tuan rumah di awal laga.

Liverpool's Takumi Minamino, left, scores his side's opening goal during the English Premier League soccer match between Crystal Palace and Liverpool at Selhurst Park stadium in London, Saturday, Dec. 19, 2020. (Clive Rose/Pool via AP)Gol cepat Takumi Minamino membantu Liverpool percaya diri di awal laga. (AP/Clive Rose)

Lewat gol Minamino, Liverpool sudah bisa bermain lebih rileks dan leluasa di babak pertama. Alhasil, dua gol tambahan tercipta lewat Sadio Mane dan Roberto Firmino.

Keunggulan tiga gol di babak pertama seolah membuat Liverpool sudah memastikan kemenangan di laga ini. Namun Jurgen Klopp tidak mau memanfaatkan 45 menit kedua dengan memasukkan pemain-pemain yang minim menit bermain sekaligus menyimpan tenaga.

Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum memang ditarik keluar, tetapi yang masuk adalah Mohamed Salah dan Curtis Jones yang juga biasa mendapat menit bermain di tim inti.

Klopp seolah ingin pamer kekuatan maksimal yang bisa ditunjukkan Liverpool di lapangan.

Alhasil, empat gol tambahan tercipta di babak kedua. Jordan Henderson melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang menjadi gol keempat disusul tendangan cungkil Firmino.

Mohamed Salah menutup pesta gol dengan torehan sepasang gol lewat sundulan kepala dan tendangan kaki kiri andalan miliknya yang membuat bola bersarang di pojok kanan gawang.

Liverpool menyudahi pertandingan dengan hasil meyakinkan, menang 7-0.

Kemenangan ini juga jadi momentum bagus bagi Liverpool untuk menghapus memori buruk tujuh gol. Kekalahan 2-7 lawan Aston Villa di awal musim memang sempat menodai status Liverpool sebagai juara bertahan Liga Inggris.

Liverpool's Mohamed Salah celebrates after scoring his side's seventh goal during the English Premier League soccer match between Crystal Palace and Liverpool at Selhurst Park stadium in London, Saturday, Dec. 19, 2020. (Justin Setterfield/Pool via AP)Liverpool mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 7-0. (AP/Justin Setterfield)

Liverpool Mulai Berlari

Sejatinya di luar kekalahan lawan Aston Villa, Liverpool tidak menunjukkan performa yang buruk dan patut dikhawatirkan musim ini.

Sejauh ini The Reds baru satu kali kalah. Dari 14 laga yang mereka mainkan, Jordan Henderson dan kawan-kawan meraih 31 tahun alias hanya kehilangan 11 angka dari poin maksimal yang mungkin mereka dapatkan.

Memang Liverpool tak lagi dominan dan tanpa saingan seperti musim lalu, namun posisi puncak klasemen jadi bukti jelas bahwa Liverpool masih jadi yang terbaik di Liga Inggris saat ini.

Liverpool's Jordan Henderson, centre, celebrates with teammates after scoring his side's fourth goal during the English Premier League soccer match between Crystal Palace and Liverpool at Selhurst Park stadium in London, Saturday, Dec. 19, 2020. (Adam Davy/Pool via AP)Liverpool mulai coba berlari meninggalkan rival-rival di Liga Inggris.  (AP/Adam Davy)

Di pekan ke-14 ini, Liverpool mulai coba berlari. Hal ini jelas jadi peringatan serius bagi rival-rival Liverpool di papan atas seperti Tottenham Hotspur dan Leicester City.

The Reds bahkan menunjukkan bahwa mereka baik-baik saja tanpa kehadiran Virgil van Dijk dan Joe Gomez yang merupakan pilihan utama di lini pertahanan. Di luar dua pemain itu, Liverpool bahkan sempat kehilangan sejumlah pemain lainnya meski dalam kurun waktu lebih singkat seperti Trent Alexander-Arnold, Fabinho, dan Joel Matip. Kini mereka sedang kehilangan Diogo Jota.

Namun sudah delapan laga dilalui Liverpool di Liga Inggris sejak Van Dijk cedera, Liverpool justru tak pernah kalah dengan catatan lima kali menang dan tiga kali imbang.

Kemenangan 7-0 tentu bakal berarti besar bagi kepercayaan diri Liverpool setelah ini. Dua laga tersisa, melawan West Bromwich Albion dan Newcastle bisa menggaransi Liverpool bakal jadi pemuncak klasemen Liga Inggris di akhir 2020.Di tengah inkonsistensi tiap tim dan ketatnya Liga Inggris secara keseluruhan, The Reds masih menunjukkan jadi tim terbaik.

Dengan kondisi itu, Liverpool masih ada di urutan terdepan dalam daftar calon pemenang kompetisi musim ini.Meski tak lagi dominan, Liverpool musim ini jelas jauh lebih matang dibandingkan musim lalu. The Reds sudah punya mental pemenang dan telah diuji berbagai hal sulit termasuk kekalahan telak 2-7 dan badai cedera yang sukses mereka lalui.