Alasan Klopp: Liverpool Sudah Lelah Fisik dan Mental

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp menyebut readyviewed The Reds mengalami kelelahan baik dari segi fisik maupun mental sehingga kalah dari Brighton & Hove Albion dalam laga Liga Inggris di Anfield.

Klopp menyebut Brighton tampil lebih segar di Anfield sedangkan Liverpool kembali menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

“Saya sudah seringkali mengatakan dalam banyak wawancara, bagi saya tim Liverpool yang terlihat malam ini, dan sudah lama kami tidak terlihat seperti ini, kelelahan [fisik], kelelahan secara mental dan hal itu membuat mereka tidak tampil dalam kondisi terbaik.”

 

“Pekan ini adalah pekan yang sulit dan kami tidak dalam kondisi benar-benar bugar. Hal itu berarti kami tidak cukup baik untuk menghancurkan formasi Brighton. Pada akhirnya Brighton bisa mencetak gol dan itulah alasan mereka layak memenangkan laga ini,” tutur Klopp seperti dikutip dari situs resmi Liverpool.

Brighton's goalkeeper Robert Sanchez saves on an attempt to score by Liverpool's Mohamed Salah, left, during the English Premier League soccer match between Liverpool and Brighton at Anfield stadium, in Liverpool, England, Wednesday, Feb. 3, 2021(Phil Noble/Pool via AP)Liverpool kalah 0-1 dari Brighton di Anfield. (AP/Phil Noble)

Di tengah kelelahan mental dan fisik, Klopp harus menyiapkan Liverpool untuk laga berat berikutnya yaitu menghadapi Manchester City di akhir pekan.

“Kami menjalani dua laga sulit dan kami bukan berada dalam kondisi lelah mental seperti depresi dan sejenisnya. Hanya saja malam ini kami secara mental tidak cukup prima. Itulah yang saya maksud, bukan tentang depresi dan semacamnya.”

“Kami baru saja berjarak beberapa menit setelah pertandingan dan tugas saya adalah mencari penjelasan [tentang kekalahan] dan bekerja dari sana. Saya dan kalian paham bahwa sejauh mana kemampuan terbaik dari para pemain,” kata pelatih asal Jerman ini.

“Setelah itu kami kembali dan bermain lawan Brighton yang berada dalam kondisi terbaik. Itulah yang membuat sulit,” ucap Klopp.Klopp juga sempat menyinggung jadwal padat yang mungkin jadi penyebab Liverpool sulit tampil bugar. Dalam kurun waktu 28 Januari hingga 3 Februari, Liverpool menjalani tiga laga dan dua di antaranya bertandang ke London melawan Tottenham dan West Ham.

“Saya terlibat dalam beberapa laga terakhir, jadi hal ini juga sulit buat saya. Kami pergi ke London, bermain, pulang larut, dan di hari berikutnya sedikit berlatih kemudian harus kembali pergi ke London.”