Arteta Rela ‘Ditembak’ Usai Arsenal Terpuruk

 

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengaku rela dadanya ditembak usai melihat timnya terpuruk di Liga Inggris 2020/2021.

The Gunners menjalani awal musim yang buruk di Liga Inggris musim ini. Tim asuhan Arteta tidak mampu masuk dalam persaingan di zona papan atas.

Alih-alih menargetkan bisa berada di zona Liga Champions, Arsenal malah terpuruk di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 13 poin. Tim London Utara bahkan hanya berjarak lima poin dari batas akhir zona degradasi yang ditempati Fulham.

 

Situasi yang dialami timnya diakui Arteta bukan hal mudah. Namun, ia merasa bertanggung jawab dan memberi analogi siap ditembak karena kegagalannya memberikan hasil positif buat tim.

“Saya merasakan tekanan setiap saat. Itu selalu ada. Itu realitanya dan kami harus menghadapinya. Kami harus menghadapinya dengan keberanian, berjuang, dan tidak ada satu pun yang menyerah,” ujar Arteta dalam konferensi pers jelang melawan Southampton seperti dilansir dari Daily Mail.

“Pada saat ini, saya minta maaf dan kami harus menerima peluru [yang datang]. Kami tidak memenangi pertandingan dan Anda harus menempatkan dada Anda di sana dan [berkata]’ tembak saya, karena Anda berhak melakukannya” ia melanjutkan.

Arteta tak memungkiri tren buruk yang dialami Pierre Emerick Aubameyang dkk tidak pantas diterima oleh tim seperti Arsenal. Menurut mantan asisten pelatih Manchester City itu, Arsenal sudah terlalu banyak kalah dalam beberapa pekan terakhir.

Arsenal sudah menelan tujuh kekalahan dari 12 pertandingan. Sisanya, tim London Utara meraih empat kemenangan dan satu kali imbang.

Dalam lima laga terakhir di Liga Inggris, Arsenal menelan empat kekalahan dan satu hasil imbang. Arsenal hanya bisa mencetak satu gol dan kebobolan delapan gol.

Arsenal akan menjamu Southampton pada pekan ke-13 Liga Inggris di Stadion Emirates, Kamis (17/12) dini hari WIB. Kekalahan bisa membuat posisi Arteta semakin tersudut sebagai juru racik formasi Arsenal.”Klub ini terlalu besar untuk menerima banyak kekalahan ini pada beberapa pekan terakhir. Jadi, dada saya ada di sini. Tembak saya,” kata Arteta.