Batal Lawan Liverpool, MU Terancam Sanksi Pengurangan Poin

 

Manchester United bisa mendapatkan pengurangan poin di Liga Inggris setelah gagal menggelar pertandingan dengan Liverpool di pekan ke-34, Minggu (2/5).

Duel MU vs Liverpool di Stadion Old Trafford itu batal setelah suporter melakukan unjuk rasa dengan memasuki stadion tersebut.

Kick-off awalnya hanya ditunda beberapa jam. Akan tetapi, makin banyaknya suporter yang masuk ke stadion, ditambah dengan melakukan perusakan di Old Trafford membuat Premier League membatalkan pertandingan itu.

 

Dikutip dari Sportbible, baik Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) maupun Premier League kini menyelidiki aksi kerusuhan tersebut.

Meski demikian, dalam aturan Premier League, klub yang gagal menjamin keamanan pemain dan staf, serta orang yang keluar dan masuk dari lapangan bisa diberikan pengurangan poin.

FA juga akan memberlakukan denda sebagai bagian dari daftar hukuman yang bisa diberikan, termasuk penutupan lapangan, skorsing dari kompetisi, dan tanggung jawab atas biaya penundaan lain.

Jika hukuman pengurangan poin ini diberikan, Man Utd patut waspada dengan target di empat besar pada klasemen akhir nanti.

Saat ini Man United tertinggal 13 poin dari Manchester City yang hanya tinggal menunggu waktu untuk juara Liga Inggris musim ini. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu juga masih unggul 12 poin atas Tottenham Hotspur yang kini di posisi kelima.

FA dan Premier League juga sudah bicara dengan pihak Man United dan pihak berwenang tentang demonstrasi yang terjadi pada Minggu sore, sehingga menyebabkan laga MU vs Liverpool dibatalkan.

Kerusuhan di Old Trafford pada akhir pekan lalu merupakan kelanjutan dari protes suporter terhadap pemilik MU, keluarga Glazer. Kebencian suporter dengan keluarga Glazer muncul sejak 2005 silam.

 

Masuknya Man United sebagai klub pendiri European Super League kian meningkatkan kekesalan suporter terhadap keluarga Glazer.