Courtois Frustrasi Usai Madrid Kalah dari Valencia

 

Kiper Real Madrid Thibaut Courtois frustrasi setelah Los Blancos kalah dari Valencia karena dapat tiga kali penalti di pekan kesembilan Liga Spanyol, Senin (9/11) dini hari WIB.

Madrid datang ke Stadion Mestalla dengan tekad melanjutkan tren kemenangan di La Liga. Akan tetapi, tim asuhan Zinedine Zidane itu harus menerima kenyataan dengan kekalahan telak 1-4 dari tuan rumah.

Tiga dari empat gol yang bersarang di gawang Courtois terjadi dari tendangan penalti Carlos Soler.

 

Sedangkan dua dari tiga gol penalti itu tercipta usai pengecakan dengan VAR. Hal tersebut juga yang membuat Courtois frustrasi.

“Saya hampir menyelamatkan setiap penalti dan gol kedua (gol bunuh diri Raphael Varane) hanyalah kesialan,” kata Courtois kepada El Chiringuito TV dikutip dari Football Espana.

 

Kiper asal Belgia itu cukup wajar merasa frustrasi. Pasalnya, pada penalti pertama Valencia, Courtois bisa memblok tendangan Soler, namun bola rebound bisa dimanfaatkan Yunus Musah jadi gol. Akan tetapi wasit Jesus Gil memilih mengulang penalti itu yang sukses dieksekusi Soler.”Marcelo mendapatkan bola di penalti kedua, tapi Maxi Gomez berteriak dan mengambil keputusan. Ini membuat frustrasi, tetapi keputusan sudah dibuat dan kami tidak dapat mengubahnya,” ucap Courtois menambahkan.

VAR juga yang ‘membantu’ Valencia mendapatkan penalti ketiga ketika kapten Sergio Ramos dianggap handball di kotak penalti.

Kekalahan dari Valencia merupakan yang kedua bagi Madrid di La Liga musim ini. Meski demikian, kehilangan poin pada pekan ini membuat Madrid turun ke peringkat keempat di klasemen Liga Spanyol 2020/2021.