De Gea Biang Kegagalan Man Utd Menang atas Everton

Kiper David de Gea dituding jadi penyebab kegagalan Manchester United menang atas Everton di pekan ke-23 Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Minggu (7/2) dini hari WIB.

MU hanya bisa meraih satu poin meski sempat unggul 2-0 di babak pertama lewat gol Edinson Cavani dan Bruno Fernandes. Di babak kedua tim tamu bangkit dengan menyamakan kedudukan lewat Abdoulaye Doucoure serta James Rodriguez.

Scott McTominay kembali membawa Man United unggu, readyviewed hanya saja jelang laga bubar skor tetap imbang 3-3 berkat Dominic Calvert-Lewin.

 

Dikutip dari Daily Mail, dua legenda Premier League, Jamie Redknapp dan Gary Neville menudin David de Gea sebagai penyebab kegagalan MU menang atas Everton.

Redknapp menilai kiper asal Spanyol itu bersalah atas dua kebobolan MU. De Gea terlambat dalam menutup serangan Calvert-Lewin sehingga tendangan striker Everton itu hanya ditepis dan jadi bola liar yang dimanfaatkan Doucoure. Pada gol Calvert-Lewin, De Gea bergerak terlambat menghalau serangan penyerang 23 tahun tersebut.

“De Gea sebagai kiper harus mengambil segalanya. Dia harus berani dan menilai situasinya. Jika dia lebih berani dalam mengambil keputusan, saya yakin dia memenangkan ini,” ujar Redknapp dikutip dari Daily Mail.

“Dia bersalah untuk gol pertama dan tentu saja kesalahan di sana. Tapi itu permainan penyerang yang bagus dari Dominic Calvert-Lewin,” ucap Redknapp menambahkan.

 

Meski demikian, Neville tidak saja menyalahkan De Gea, lini pertahanan MU khususnya duet Victor Lindelof dan Harry Maguire dituding jadi penyebab Man Utd kehilangan dua poin dalam laga tersebut.Komentar senada juga dilontarkan legenda MU, Gary Neville. Di mata Neville, performa De Gea cukup buruk saat melawan Everton.

“De Gea tidak keluar ketika bola datang. Anda ingin dia keluar dan memakan sang striker, itu juga bukan malam yang bagus untuk kiper atau bek tengah, kami tahu mereka membutuhkan pasangan bek tengah yang kuat,” kata Neville melanjutkan.”Dalam laga ini pertahanan [MU] buruk, seperti kebalikan dari yang pernah kita lihat [pada minggu-minggu sebelumnya]. Mereka bermain bagus tapi kalah ketika bertahan,” ucap Neville.