Dovizioso Merasa Buruk Jelang MotoGP Valencia 2020

Pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengaku saat ini tidak menyenangkan untuk dirinya. Hal ini seiring gelar juara dunia yang sulit digapai jelang MotoGP Valencia.

Secara matematis, Dovizioso masih punya peluang. Namun, pembalap asal Italia itu butuh keajaiban untuk meraih gelar juara dunia pertama sepanjang karier.

Dovizioso terpaut 45 poin dari pemuncak klasemen Joan Mir dengan dua seri tersisa. Dengan kondisi ini, Dovizioso hanya bisa berharap Mir dan pembalap-pembalap lain seperti Alex Rins dan Fabio Quartararo membuat kesalahan besar.

 

Hasil ini tentu buruk buat Dovizioso. Pembalap berusia 34 itu dari 2017 sampai 2019 bersaing dengan Marc Marquez untuk meraih gelar juara dunia.

“Tidak enak berada di situasi ini setelah bertarung selama tiga tahun dengan Marc. Yang ada hanya perasaan buruk, Anda merasa tidak punya kartu lain yang bisa dimainkan di situasi apapun,” ujar Dovizioso seperti dilansir GPOne.

“Saya tidak ingin berakhir seperti ini bersama Ducati, tapi ada ribuan alasan mengapa kami berada di situasi ini. Marc tidak ada, tetapi balapan ini tetap saja aneh bahkan dengan dia di trek.”

Dovizioso hanya bisa finis kedelapan di MotoGP Eropa. Hasil ini mengulangi rapor buruk Dovizioso karena hanya bisa finis ketujuh di MotoGP Aragon dan Teruel.

Sebelum dua seri di Sirkuit Motorland Aragon itu, Dovizioso bisa finis keempat di MotoGP Prancis. Di MotoGP musim ini, Dovizioso dua kali naik podium dan satu kali keluar sebagai juara di MotoGP Austria.

Live streaming MotoGP Valencia dapat disaksikan di CNNIndonesia.com, sementara siaran langsung balapan bisa ditonton di Trans7.