Granit Xhaka: Dibenci Fan Arsenal, Dicintai Arteta

 

readyviewed Nama Granit Xhaka kembali jadi sorotan penggemar Arsenal menyusul kekalahan 0-1 dari Burnley pada pekan ke-12 Liga Inggris di Stadion Emirates, Senin (14/12) dini hari WIB.

Xhaka dituding jadi biang keladi kekalahan The Gunners lantaran mendapat kartu merah di menit ke-58, tepat di saat Arsenal tengah berjuang meraih kemenangan di kandang.

Kejadian bermula ketika Granit Xhaka melanggar Dwight McNeill. Keadaan mulai memanas setelah para pemain terlibat adu mulut, readyviewed Xhaka tak mampu meredam emosi dan mencekik Ashley Westwood.

 

Wasit tak segan untuk melayangkan kartu merah kepada Xhaka usai meninjau VAR. Keputusan itu menjadi kerugian bagi Arsenal yang sebenarnya mendominasi pertandingan dan hanya butuh gol untuk memetik kemenangan.

Tim Meriam London berupaya keras untuk mencari gol penyeimbang melalui serangan dari berbagai lini. Namun, gol yang dinanti tak kunjung tiba hingga laga usai.Petaka Arsenal terjadi di menit ke-74 setelah Aubameyang mencetak gol bunuh diri. Striker internasional Gabon itu mencetak gol ke gawang sendiri setelah gagal mengantisipasi sepak pojok Burnley.

Xhaka kembali rutin menghiasi line up Arsenal ketika Mikel Arteta memimpin. Padahal sebelumnya Xhaka sudah masuk daftar jual lantaran punya sejarah tak baik dengan fan Arsenal.

Awal musim lalu Xhaka sempat dibekukan karena berseteru dengan suporter Arsenal. Kejadian bermula saat The Gunners ditahan imbang Crystal Palace 2-2 pada pekan ke-10 Liga Inggris 2019/2020.

Arsenal's Granit Xhaka is shown a red card by the referee and sent off during an English Premier League soccer match between Arsenal and Burnley at the Emirates stadium in London, England, Sunday Dec. 13, 2020. (Laurence Griffiths/Pool via AP)Granit Xhaka dikartu merah usai mencekik pemain Burnley. (AP/Laurence Griffiths)

Xhaka ditarik keluar dan digantikan oleh Bukayo Saka pada menit ke-61 saat kedudukan imbang 1-1. Namun, Xhaka malah berjalan santai di saat Arsenal tengah berjuang meraih kemenangan sehingga mendapat sorakan dari penonton di tribune.

Xhaka merespons cemoohan itu secara berlebihan. Ia meletakkan tangan di kuping seolah menantang fan dan mengeluarkan kata-kata kasar. Ia juga membuka jersey di tepi lapangan dan langsung berjalan menuju ke ruang ganti.

Sejak saat itu Xhaka jarang mendapat tempat di skuad Arsenal. Namun, Xhaka kembali mendapat kepercayaan setelah Arteta tiba di pertengahan musim lalu.

Kartu merah Xhaka dituding sebagai penyebab kekalahan Arsenal selain gol bunuh diri Pierre-Emerick Aubameyang di Emirates.Gelandang asal Swiss itu bahkan rutin bermain sebagai starter mulai awal musim 2020/2021. Namun, Xhaka mencoreng kembali kepercayaan yang telah diberikan pelatih dan fan The Gunners lewat aksi konyolnya di laga melawan Burnley.