Hasil Liga Europa: Arsenal Bangkit dan AC Milan Lumat Celtic

 

Arsenal bangkit untuk mengejar ketertinggalan di Grup B Liga Europa setelah menang 2-1 atas Rapid Wien dalam laga yang berlangsung Kamis (22/10) waktu setempat. Kendati berhasil unggul, The Gunners justru tampil kurang meyakinkan sepanjang babak pertama.

Tak sampai d situ, tim besutan Mikel Arteta ini juga sempat tertinggal di babak kedua setelah kiper Bernd Leno salah memberikan umpan. Ercan Kara berhasil memanfaatkan kelengahan Leno hingga berhasil membobol gawang Arsenal.

Memasuki menit ke-70 Arsenal mulai menampilkan permainan tenang hingga berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan David Luiz menyambut umpan tendangan bebas Nicolas Pepe.

 

Leno kembali melakukan kesalahan ketika sapuannya membentur barisan pertahanan Arsenal dan bola jatuh ke hadapan Fountas. Kali ini Gabriel Magalhaes dan Luiz berhasil mencegah blunder dengan menghalau peluang Rapid.

Di menit ke-74, Arsenal melengkapi kebangkitan mereka saat umpan terobosan dari Mohamed Elnery dikejar oleh Hector Bellerin untuk diteruskan menjadi eksekusi apik oleh Pierre-Emerick Aubameyang.

Gol pemungkas Aubemeyang membuat The Gunners berbalik memimpin dengan 2-1. Skor bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan kali ini menyumbang tiga skor dan membawa Arsenal ke posisi teratas klasemen Grup B Liga Europa, menyalip Dundalk dan Rapid.

AC Milan Lumat Celtic

Seperti halnya Arsenal, AC Milan juga mengantongi kemenangan manis atas Celtic dengan skor akhir 3-1. Rade Krunic mengawali keunggulan Milan dengan mencetak gol di menit 14 lewat tandukan bola yang diberikan Castillejo.

Celtic's Moroccan midfielder Mohamed Elyounoussi (4L) scores his team's first goal during the UEFA Europa League 1st round group H football match between Celtic and AC Milan at Celtic Park stadium in Glasgow, Scotland on October 22, 2020. (Photo by RUSSELL CHEYNE / POOL / AFP)Laga Celtic vs AC Milan di Vienna. (Photo by RUSSELL CHEYNE / POOL / AFP)

Unggul satu gol, AC Milan mendominasi jalannya pertandingan. Skuat asuhan Stefano Pioli ini berkali-kali melancarkan pertahanan ke tim tuan rumah pada 30 menit pertama dimulainya pertandingan.

Memasuki menit ke-35, Milan mendapat kesempatan mengandalakan keunggulan lewat tendangan bebas Il Diavolo. Sayang, eksekusi Diabolo membentur pagar pemain Celtic.

Milan kembali unggul setelah Brahim Diaz membobol Celtic di menit ke-42.

Memasuki babak kedua Celtic berulang kali melakukan tekanan, namun belum berhasil mengenai sasaran. Kendati tetap melancarkan serangan, Milan bermain tidak seagresif babak pertama.

Tensi pertandingan sempat memanas setelah Celtic tak berhenti menekan lini pertahanan Rossoneri untuk mencari peluang mencetak gol kedua.Aksi balasan dari Celtic justru terjadi setelah turun minum. Celtic berusaha menekan Milan ketika sundulan Mohamed Elyounoussi di menit 76 berhasil mengejar ketertinggalan menjadi 1-2.

Jelang berakhirnya pertandingan, Jens Petter Hauge menjadi kunci kemenangan bagi AC Milan dengan menambah koleksi satu gol pada perpanjangan waktu 2 menit. Skor berakhir 1-3 untuk kemenangan AC Milan.