Indonesia Pantang Jemawa di BWF World Tour Finals

Pengalaman dan ketenangan bisa menentukan hasil akhir di BWF World Tour Finals 2020 yang digelar di Impact Arena, mulai Rabu (27/1) hingga Minggu (31/1).

BWF World Tour Finals ini turnamen yang mengadopsi sistem grup. Bukan saja hasil kemenangan dalam pertandingan yang dihitung, melainkan kemenangan setiap gim maupun poin yang didapat akan masuk ke dalam kalkulasi guna menentukan peringkat di grup.

Dengan sistem tersebut, atlet badminton yang berpartisipasi dalam BWF World Tour Finals atau yang sebelumnya bernama BWF Super Series Finals ini pantang jemawa atau berpuas diri.

 

Meraih dua kemenangan tidak berarti memiliki garansi lolos ke babak semifinal. Begitu juga dengan menelan dua kekalahan tidak lantas mengugurkan kesempatan melaju ke babak berikutnya.

Seperti perhitungan sistem klasemen pada umumnya, di BWF World Tour Finals ini faktor pertama penentu posisi klasemen adalah kemenangan pertandingan.

Jika dua peserta memiliki kemenangan yang sama, maka akan dihitung head to head berdasarkan hasil pertandingan dari keduanya. Sedangkan selisih kemenangan dalam gim akan dihitung jika terdapat tiga peserta dengan hasil yang sama.

Tidak hanya itu, head to head dengan menghitung selisih poin yang diraih juga akan dilakukan jika terdapat tiga peserta dengan nilai yang sama.

Pada BWF World Tour Finals edisi kali ini, sebanyak lima wakil Indonesia akan belaga pada hari pertama pelaksanaan BWF Tour Finals. Kelima wakil itu terdiri dari dua ganda campuran, satu tunggal putra, satu ganda putra, dan satu anda putriSementara itu, ganda putra Indonesia diwakilkan pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Anthony Ginting jadi satu-satunya wakil Merah Putih daDua wakil Indonesia dari ganda campuran diisi pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.Pengalaman di BWF Super Series Finals 2015 menunjukkan, Carolina Marin yang menelan dua kekalan tetap lolos ke babak berikutnya. Itu karena Marin memiliki selisih kemenangan set dan poin yang lebih baik dibanding Saina Nehwal serta Tai Tzu Ying.