Jalan Mudah Madrid di 16 Besar Liga Champions

 

Real Madrid memiliki jalan yang relatif lebih mudah di babak 16 besar Liga Champions usai keluar sebagai juara Grup B.

Los Blancos juara Grup setelah readyviewed mengalahkan Borussia Monchengladbach 2-0 di laga terakhir, Kamis (10/12) dini hari waktu Indonesia. Mereka juara grup dengan mengoleksi 10 poin.

Pada awal babak gugur nanti tim asuhan Zinedine Zidane itu akan bertemu dengan runner-up dari grup lain, di luar sesama klub-klub asal Spanyol.

Usai dipastikan tidak menghadapi Borussia Monchengladbach dan sesama klub Spanyol, tim-tim yang berpotensi jadi lawan Madrid berikutnya adalah: FC Porto, Atalanta, Lazio, dan RB Leipzig.

Melihat rapor klub-klub tersebut, Madrid tampaknya tidak akan memiliki banyak kesulitan di babak 16 besar nanti.

Meski pernah dua kali juara Liga Champions, namun performa FC Porto di Eropa dalam beberapa musim terakhir tidak terlalu mengesankan. Penampilan terbaik salah satu raksasa Liga Portugal itu dalam 5 musim terakhir hanya sampai perempat final Liga Champions 2018/2019.

Lazio yang pernah berjaya di Eropa juga belum lagi bersinar di level benua dalam beberapa musim belakangan. Klub ibu kota itu terakhir kali bermain di Liga Champions pada musim 2015/2016. Sedangkan di Liga Europa pencapaian terbaik baru-baru ini hanya perempat final musim 2017/2018.

Atalanta baru pada musim lalu tampil di Liga Champions, sedangkan Leipzig sejak musim 2017/2018. Meski demikian, performa keduanya tidak terlalu buruk.Dua nama lain yang menjadi calon lawan Madrid adalah Atalanta serta Leipzig. Keduanya terbilang sebagai ‘anak baru’ di Liga Champions.

Di musim perdana, Atalanta sukses mencapai perempat final Liga Champions musim lalu. Sementara itu, Leipzig tampil hingga semifinal Liga Champions 2019/2020.

Apabila Sergio Ramos dan kawan-kawan bisa bermain dengan kekuatan penuh, mereka tidak akan terlalu kesulitan saat meladeni salah satu dari Lazio, Porto, Atalanta, dan Leipzig di babak 16 besar Liga Champions nanti.Madrid sendiri perlu bersusah payah untuk bisa lolos ke 16 besar Liga Champions musim ini lantaran tidak dalam kondisi skuat yang lengkap akibat cedera.