Klopp Semprot Wartawan Israel Usai Liverpool Dihajar Man City

 

Jurgen Klopp menyemprot wartawan asal Israel sesaat seusai Liverpool kalah 1-4 dari Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di Anfield, Minggu (7/2) waktu setempat.

Liverpool secara mengejutkan kalah 1-4 dari Man City di kandang sendiri. Hasil negatif ini membuat The Reds tertinggal 10 poin dari Man City yang berada di puncak klasemen.

Selepas pertandingan, Klopp berkesempatan melakukan wawancara dengan jurnalis TV Israel Niv Drovat yang bekerja untuk Sport 1.

 

Tak dinyana, pelatih asal Jerman itu menyemprot sang jurnalis ketika ditanya tentang peluang Liverpool dalam perburuan gelar juara Liga Inggris usai dikalahkan Man City.

“Saya rasa Anda harus mempersiapkan diri lebih baik dalam pekerjaan Anda, jujur saja. Bagaimana Anda bisa mempertanyakan tentang hal itu?” kata Klopp dikutip Daily Mail.

Klopp kembali mencecar sang jurnalis yang dianggap sudah menyia-nyiakan kesempatan melontarkan dua pertanyaan. Namun, eks pelatih Borussia Dortmund itu akhirnya melunak dan menjawab pertanyaan sang jurnalis.”Mereka berjarak 13 poin, menurut pemahaman saya. Dan tentang pertanyaan terkait peluang juara, apakah menurut Anda pantas ditanyakan pada saat ini,” sambung Klopp.

“Saya rasa mereka sudah berhasil melarikan diri. Sudah jelas kami berada di posisi itu (bersaing memperebutkan empat besar). Kami akan mencoba berjuang,” Klopp.

Sang jurnalis kemudian mencurahkan keluh kesahnya di media sosial. Ia menilai respons Klopp seusai pertandingan adalah hal yang tak biasa.

“Saya telah mewawancarai pelatih Liverpool itu puluhan kali selama beberapa tahun terakhir. Tadi malam, saya dihadapkan pada respons yang berbeda dan tidak seperti biasanya,” tulis Dovrat.

Dovrat ternyata bukan satu-satunya jurnalis yang jadi korban kekesalan Klopp. Sang manajer ternyata juga menyemprot jurnalis Sky Sports Geoff Shreeves.

Kekesalan Klopp menjadi lumrah karena Liverpool baru saja dipermalukan sang rival di Anfield. Kekalahan tersebut membuat Liverpool berjarak 10 poin dari Man City yang masih memiliki satu tabungan pertandingan lebih banyak.