Lazio, Nyawa Terakhir Italia yang Sekarat di Liga Champions

 

Lazio jadi satu-satunya wakil Italia yang belum tersingkir di Liga Champions. Namun Biancoceleste juga dalam kondisi sekarat di hadapan Bayern Munchen.

Italia meloloskan tiga wakil ke babak 16 besar lewat kehadiran Juventus, Atalanta, dan Lazio. Jumlah tersebut sama halnya dengan Inggris dan hanya kalah dari Spanyol serta Jerman yang meloloskan empat tim.

Namun dari tiga wakil tersebut, kini hanya Lazio yang bertahan. Kondisi Lazio sendiri terbilang sekarat di hadapan Bayern Munchen.

 

readyviewed Lazio kalah 1-4 dari Bayern di Stadion Olimpico. Hasil tersebut membuat peluang Lazio untuk lolos ke perempat final menjadi sangat tipis. Lazio butuh kemenangan empat gol atau menang selisih tiga gol dengan mencetak lima gol atau lebih (5-2, 6-3) untuk bisa lolos ke perempat final.

Bayern's Robert Lewandowski, center, celebrates after scoring his side's opening goal during the Champions League round of 16 first leg soccer match between Lazio and Bayern Munich at the Olympic stadium in Rome, Tuesday, Feb. 23, 2021. (AP Photo/Gregorio Borgia)Bayern Munchen sangat solid di kandang. (AP/Gregorio Borgia)

Namun Bayern Munchen adalah tim yang sangat solid di kandang. Sejak kalah 1-2 dari Bayer Leverkusen di 2019, Munchen tidak pernah lagi kalah di kandang hingga saat ini.

Juventus dan Atalanta sudah dipastikan gugur terlebih dulu di babak 16 besar.

Juventus jadi tim Italia yang pertama tersingkir yaitu pada pekan lalu. Juventus mampu mengakhiri pertandingan lawan Porto dengan kemenangan 3-2 lewat babak perpanjangan waktu.

Namun Bianconeri gagal lolos karena kalah agresivitas gol tandang setelah mereka sebelumnya tumbang 1-2 di markas Porto.

Atalanta lalu jadi tim kedua yang gagal bertahan di Liga Champions. Atalanta kembali kalah dari Real Madrid, kali ini dengan skor 1-3 di leg kedua. Dengan demikian, Los Blancos yang berhak maju ke babak final dengan agregat 4-1.

Di musim lalu, Atalanta jadi wakil Italia dengan pencapaian terjauh yaitu babak perempat final. Di babak tersebut, Atalanta kalah dari Paris Saint-Germain dengan skor 1-2.