Man City vs Fulham: Jalan The Citizens Putus Tren Buruk

 

Manchester City sudah menjalani sembilan pertandingan Liga Inggris namun tidak pernah menang beruntun. Kesempatan untuk mengakhiri hal itu ada di laga lawan Fulham, Sabtu (5/12).

Sebagai tim papan atas Liga Inggris, Manchester City terlihat menyedihkan karena belum mampu menang dua kali beruntun di Liga Inggris musim ini. Penampilan inkonsisten membuat Manchester City masih ada di posisi ke-11 klasemen sementara Liga Inggris musim ini.

Kesempatan untuk mengakhiri catatan buruk tersebut tersaji pada laga lawan Fulham yang berlangsung di Stadion Etihad. Setelah menang lawan Burnley dengan skor 5-0, Raheem Sterling dan kawan-kawan bisa mendapatkan kemenangan beruntun pertama kalinya jika menaklukkan Fulham.

 

Berdasarkan data yang ada, Manchester City punya rekor yang sangat bagus ketika berjumpa Fulham. Dikutip dari Opta, Manchester City selalu menang dalam sembilan kemenangan terakhir atas Fulham di seluruh kompetisi.

Manchester City's Spanish midfielder Ferran Torres celebrates scoring the opening goal during the UEFA Champions League football Group C match between Manchester City and Olympiakos at the Etihad Stadium in Manchester, north west England on November 3, 2020. (Photo by Paul ELLIS / AFP)Manchester City belum pernah menang beruntun di Liga Inggris musim ini. (AFP/PAUL ELLIS)

Manchester City bahkan tak terkalahkan dalam 15 laga terakhir lawan Fulham di seluruh kompetisi dengan catatan 12 menang dan tiga hasil imbang. Terakhir kali Fulham menang lawan Manchester City adalah pada 2009 yang berarti sudah satu dekade Fulham tak pernah menaklukkan ‘The Citizens’.

Manchester City juga punya rekor bagus tiap laga kandang melawan tim promosi. Manchester City tak terkalahkan dalam 39 laga kandang melawan tim promosi dengan catatan 35 kemenangan dan empat hasil imbang. Manchester City terakhir kali kalah dalam laga kandang melawan tim promosi adalah pada tahun 2007.

Catatan itu hanya kalah dari Manchester United (40 laga) yang berlangsung dan Chelsea (43 laga) yang keduanya berlangsung pada 2001-2015.