Manchester United yang Hobi Bikin Repot Sendiri

 

Manchester United butuh satu poin pada matchday kelima untuk memastikan melaju ke babak 16 besar Liga Champions, namun readyviewed kekalahan 1-3 dari Paris Saint-Germain membuat The Red Devils harus bekerja keras pada matchday keenam atau pada laga terakhir fase grup.

Partai melawan PSG diprediksi menjadi laga sengit bagi anak asuh Ole Gunnar Solskjaer. Tidak pernah PSG memberi perlawanan lunak terhadap pemilik tiga gelar Liga Champions tersebut. Dalam dua tahun terakhir, dua kesebelasan dengan kekuatan dana besar itu saling mengalahkan.

Les Parisiens yang membutuhkan kemenangan untuk membuka peluang melaju ke babak 16 besar Liga Champions hanya membutuhkan waktu enam menit untuk unggul.

 

Neymar menunjukkan cara mencetak gol ala penyerang berkelas. Pemain termahal dunia itu memanfaatkan peluang dengan baik. Kendati David De Gea maju untuk menutup sudut tembak, Neymar tetap bisa membuat jala gawang tuan rumah bergetar.

Selepas gol Neymar, PSG bermain menyerang dengan nyaman. Setidaknya Alessandro Florenzi dua kali mengawali serangan yang membahayakan gawang Man United melalui tembakan ke gawang yang masih mampu ditepis De Gea dan umpan ke area kotak penalti yang gagal disambar Neymar.

Bintang Brasil itu juga kembali merepotkan De Gea melalui sepakan voli membelakangi gawang yang terhitung dalam shot on target.

PSG's Neymar, 2nd left and team mates celebrate after he scored his side's third goal during a Group H Champions League soccer match between Manchester United and Paris Saint Germain at the Old Trafford stadium in Manchester, England, Wednesday, Dec. 2, 2020. (AP Photo/Dave Thompson)PSG mencetak tiga gol ke gawang Manchester United. (AP Photo/Dave Thompson)

Kemampuan PSG mengeksploitasi pertahanan Man United tidak lepas dari kegagalan lini tengah membangun serangan. Beberapa kali bola yang digulirkan dari lini tengah diintersep oleh pemain-pemain PSG.

PSG pun memanfaatkan kecepatan-kecepatan para pemain dengan apik untuk mencari celah di lini belakang tuan rumah. Pemain Man United pun gagal menjadi peredam kejut serangan anak asuh Thomas Tuchel, sehingga De Gea harus menghadapi tembakan-tembakan ke gawang.

Butuh 20 menit untuk membangunkan Bruno Fernandes dan kawan-kawan dari ‘tidur’. Selepas PSG mengungguli penguasaan bola dan mencetak tiga hingga empat peluang selama 20 menit pertama, Man United baru nyetel ke permainan.

Insiden Fred menanduk Leandro Paredes bisa jadi alarm yang membangunkan pemain-pemain Man United. Kendati terlihat jelas menanduk Paredes setelah kejadian sikutan Danilo ke Bruno Fernandes, Fred hanya mendapat kartu kuning dari wasit Daniel Orsato.

Setelah mampu menguasai lini tengah dan menghasilkan beberapa peluang yang terbuang, Marcus Rashford membuat skor setara melalui sepakannya yang mengenai kaki Danilo.