Mimpi Milan Juara Bisa Dikubur Juventus

Jakarta,

Pertandingan melawan Juventus bisa jadi penanda juara bagi AC Milan. Namun, kekalahan dapat mengubur mimpi Rossoneri meraih scudetto Liga Italia musim ini.

Peta persaingan Serie A musim ini berjalan lebih ketat dibanding musim lalu. Puncak klasemen tak lagi dikuasai Juventus yang sembilan musim beruntun mendominasi scudetto.

Milan di luar dugaan mampu mengkudeta puncak klasemen Serie A dengan rekor tak terkalahkan. Namun, mereka saat ini hanya unggul satu poin dari rival sekotanya Inter Milan.

 

Sementara Juve melorot di peringkat kelima dengan jarak 10 poin dari Milan. Selisih poin yang secara kasat mata sulit dikejar Juventus.

Namun, Juventus bukan lawan sembarangan bagi tim manapun. Selain dihuni sederet pemain bintang, Si Nyoya Tua adalah pengoleksi gelar Serie A terbanyak.

Musim ini Milan punya kans mematahkan dominasi Juventus di Italia. Raihan kemenangan bisa menegaskan status Milan sebagai kandidat juara.Meski sempat tersandung kasus calciopoli dan terlempar ke Serie B, Juventus mampu bangkit dan tetap mendominasi Serie A. Sebanyak 38 trofi berhasil diraih klub asal Turin tersebut sementara koleksi gelar scudetto Milan baru setengahnya.

Namun, mimpi Milan untuk meraih juara bisa terganggu jika menuai hasil imbang apalagi kalah. Puncak klasemen bisa direbut rival sekota mereka yang menguntit di belakangnya.

Tak dimungkiri Milan musim ini menjelma tim menakutkan bersama Zlatan Ibrahimovic. Namun, ketika sang bomber cedera ketajaman mereka tak lantas menurun.

AC Milan’s Zlatan Ibrahimovic celebrates after scoring scores his side’s first goal during the Serie A soccer match between Inter Milan and AC Milan at the San Siro Stadium, in Milan, Italy, Saturday, Oct. 17, 2020. (Spada/LaPresse via AP)Zlatan Ibrahimovic masih diragukan tampil lawan Juventus. (Spada/LaPresse via AP)

Ibrahimovic dilaporkan belum 100 persen fit setelah sempat menunjukkan tanda-tanda pulih dari cedera. Untuk menghadapi tim sekuat Juventus, hal ini bisa membuat lini depan Milan kurang menggigit.

Sementara Juventus yang tampil angin-anginan musim ini mencoba bangkit di awal tahun. readyviewed Pekan lalu mereka berhasil meraih kemenangan 4-1 atas Udinese lewat brace Cristiano Ronaldo, serta gol-gol Federico Chiesa dan Paulo Dybala.

Milan juga punya modal bagus di laga perdana 2021 dengan mengalahkan tuan rumah Benevento dua gol tanpa balas. Skuad arahan Stefano Pioli menang berkat penalti Franck Kessie dan gol Rafael Leao, namun mereka harus kehilangan Sandro Tonali yang diganjar kartu merah.

Praktis lini serang Milan akan bertumpu dari kreativitas Ante Rebic, Brahim Diaz, dan Hakan Calhanoglu.

Tapi, kehilangan Tonali dan belum pulihnya Ibrahimovic bisa jadi keuntungan bagi Juventus yang ingin menjaga asa mempertahankan juara.

Ambisi Juventus untuk mencuri kemenangan di San Siro makin menyala-nyala lantaran Cristiano Ronaldo tengah on fire. Dua gol yang ditorehkan ke gawang Udinese menjadi bukti bahwa CR7 masih jadi momok menakutkan di depan gawang.

Jika Ronaldo terisolasi bek-bek lawan, Juventus masih punya Paulo Dybala. Striker asal Argentina itu sewaktu-Selain itu, Juventus juga memiliki penyerang cerdik dalam diri Alvaro Morata. Hanya saja pemain asal Spanyol itu juga diragukan tampil karena belum fit.

 

Kendati begitu, Juventus tampak lebih siap memenangi pertandingan kali ini. Namun, Milan racikan Stefano Pioli sudah membuktikan diri sebagai tim yang punya kesatuan dan tak bergantung satu-dua pemain bintang.

Musim lalu, Milan dan Juventus saling mengalahkan. Juve lebih dulu menang 1-0 di Turin sementara Milan sukses membalas dengan kemenangan 4-2 di San Siro.

 

Juventus' Cristiano Ronaldo scores during the Italian Serie A soccer match between Juventus and Udinese at the Allianz Stadium in Turin, Italy, Sunday Jan. 3, 2021. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)Cristiano Ronaldo sedang on fire usai mencetak dua gol ke gawang Udinese. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Tak ada hasil imbang dalam delapan laga kandang terakhir Milan saat menjamu Juventus di Serie A. Namun, Juventus mendominasi lima kemenangan sementara Milan hanya tiga kali menang.

Dengan catatan tersebut, Juventus terbilang layak diunggulkan untuk memenangi pertandingan kali ini. Namun, Milan tentu ingin memanfaatkan laga kandang kali ini dengan raihan tiga poin.

Mental Calhanoglu dan kawan-kawan bakal semakin tebal untuk menghadapi persaingan ketat usai mengalahkan La Vechia Signora.Jika mampu mengamankan tiga poin, posisi Milan di puncak klasemen tak akan tergoyahkan. Jalan menuju scudetto juga terbuka lebar usai mengalahkan tim juara bertahan.

Sebaliknya, mimpi Milan untuk menyabet gelar juara Liga Italia musim ini bisa tersandung jika gagal meraih kemenangan dari Juventus.

Sementara Inter yang sedang fokus memburu scudetto siap menyalip ke nomor satu. Terlebih I Nerazzurri akan menghadapi tim peringkat ke-11 Sampdoria.