Nikmat MU Kudeta Liverpool dari Puncak

Manchester United mendapatkan apa yang mereka inginkan pada pekan ke-18 Liga Inggris. MU berhasil menggusur rival dalam perburuan gelar, Liverpool dari puncak klasemen.

readyviewed MU memastikannya usai menang tipis 1-0 atas Burnley di Turf Moor, Rabu (13/1) dini hari WIB. Hasil positif yang membuat The Red Devils kini berada di atas sang rival.

MU saat ini mengoleksi 36 poin dengan jumlah pertandingan yang sama dengan The Reds. MU unggul tiga poin atas Liverpool yang harus rela turun ke peringkat kedua.

 

MU naik ke puncak klasemen dengan cara terbaik yang bisa mereka lakukan yakni meraih kemenangan. Skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer memperlihatkan bisa meraih hasil optimal walau dalam tekanan.

Tekanan itu bukan hanya dari permainan lawan, tetapi juga tekanan psikologis yang menghinggapi para pemain MU. Hal ini lantaran para pemain MU sadar dituntut meraih kemenangan di markas Burnley.

Manchester United's Harry Maguire, left, scores a goal that was later disallowed during the English Premier League soccer match between Burnley and Manchester United in Burnley, England, Tuesday, Jan. 12, 2021. (Peter Powell/Pool via AP)Gol kemenangan MU atas Burnley dicetak Paul Pogba. (Peter Powell/Pool via AP)

Tekanan itu juga begitu terasa pada awal-awal pertandingan. Para pemain Setan Merah bermain tidak leluasa dan justru kerap ditekan oleh para pemain Burnley.

Bruno Fernandes dkk. dibuat kerepotan oleh permainan bola-bola diagonal yang diperagakan tim asuhan Sean Dyche. Beruntung tidak ada gol yang bisa disarangkan Burnley saat para pemain MU tampak belum sepenuhnya nyetel dengan atmosfer pertandingan.

Bahkan sampai dengan 30 menit pertama, MU tidak tampil layaknya tim kandidat juara musim ini. Tim pengoleksi 20 gelar Liga Inggris itu minim kreativitas untuk bisa merepotkan pertahanan Burnley yang saat ini berada di zona papan bawah.

Momen MU bermain lebih meyakinkan baru terlihat saat gol Harry Maguire dianulir wasit Kevin Friend pada menit ke-36. Gol itu dianggap tidak sah karena Maguire dianggap mendorong bek Burnley, Erik Pieters sebelum menyundul bola yang menggetarkan gawang Nick Pope.

Performa apik MU pada 15 menit terakhir itu berlanjut di babak kedua. MU sepenuhnya mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol ke gawang tuan rumah.Jelang akhir babak pertama MU bahkan nyaris unggul di laga ini. Namun, kegemilangan Pope menepis bola yang diarahkan Anthony Martial ke tiang jauh membuat skor tetap imbang 0-0 hingga babak pertama usai.

Gelandang asal Prancis itu jadi pahlawan yang tidak biasa buat MU. Pogba yang belakangan mulai tampil konsisten mencetak gol penentu kemenangan lewat tembakan voli usai menerima umpan Marcus Rashford dan menjadi satu-satunya gol di laga ini.Fernandes dan Cavani mendapatkan lebih dari satu peluang untuk mengubah keadaan, namun gagal dikonversi jadi gol. Dalam kondisi butuh pemain yang memberikan perbedaan, Paul Pogba muncul jadi pahlawan.