Ronaldo Melempem Lagi Lawan Milan

Kegagalan Cristiano Ronaldo menampilkan performa terbaik dalam laga AC Milan vs Juventus menambah catatan tanpa gol megabintang asal Portugal tersebut saat berhadapan dengan klub pemilik tujuh gelar Liga Champions tersebut.

Dalam pertandingan melawan Milan di lanjutan Liga Italia, Kamis (7/1) dini hari, Ronaldo bermain penuh dan tidak digantikan hingga wasit meniup peluit akhir.

Selama 90 menit bermain, Ronaldo melepaskan dua tembakan yang diblok lawan. Selain itu Ronaldo juga kurang terlibat dalam permainan Juventus. Dalam data statistik WhoScored, tercatat Ronaldo hanya 51 kali menyentuh bola dan hanya 3,7 persen menguasai bola.

Hanya catatan menggocek lawan yang terlihat unggul yakni dengan tiga upaya dribel yang semuanya berhasil.

Juventus' Cristiano Ronaldo, front, duels for the ball with AC Milan's Simon Kjaer during the Serie A soccer match between AC Milan and Juventus at the San Siro stadium, in Milan, Italy, Wednesday, Jan. 6, 2021. (AP Photo/Antonio Calanni)Cristiano Ronaldo dikawal Simone Kjaer. (AP Photo/Antonio Calanni)

Ronaldo secara keseluruhan hanya mencetak enam gol dari 13 pertandingan melawan Milan. Catatan tersebut tergolong tidak terlalu mencolok.

Jika dibandingkan dengan klub-klub yang pernah dihadapi dalam 13 laga atau lebih, Ronaldo hanya mampu mencetak gol di bawah 10 kali ke gawang Milan dan Arsenal.

Sementara dibandingkan klub-klub Italia lain, Ronaldo dalam sepanjang kariernya justru lebih sering membobol gawang Juventus. Ketika masih membela Manchester United dan Real Madrid, Ronaldo 10 kali mencetak gol ke gawang klub yang ia bela sekarang.

Jumlah gol Ronaldo ke gawang Milan juga masih lebih sedikit ketimbang gol melawan AS Roma yang sudah dibobol sembilan kali.

Selama berseragam Juventus, Ronaldo sudah delapan kali bertemu Milan dan mencetak tiga gol. Sebelumnya Ronaldo mencetak gawang Milan dua kali ketika masih membela Real Madrid dan sekali saat menjadi bagian Manchester United.

Gol terakhir Ronaldo ke gawang Milan dicetak pada Juli 2020 ketika Juventus kalah 2-4.