Ruben Dias, Bintang Man City yang Matikan Mbappe dan Neymar

Bek Ruben Dias sukses mematikan peran Neymar dan Kylian Mbappe di laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Manchester City di leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Prince, Kamis (29/4) dini hari WIB.

readyviewed Man City menang 2-1 atas PSG dalam laga tandang yang menjadi modal penting untuk laga kedua di kandang sendiri, pekan depan.

Sempat tertinggal lewat gol Marquinhos di menit ke-15, The Citizens bangkit di babak kedua dengan dua gol dari Kevin de Bruyne (64′) dan tendangan bebas Riyad Mahrez (71′).

 

Dalam kemenangan itu, Man City patut berterima kasih kepada Ruben Dias. Bek asal Portugal tersebut bisa menghambat pergerakan dua bintang PSG, Mbappe dan Neymar dalam laga krusial itu.

Ruben Dias tampil begitu efisien mengawal pertahanan Man City bersama John Stones, Kyle Walker, Joao Canelo yang kemudian digantikan Oleksandr Zinchenko.

Salah satu kontribusi penting pemain 23 tahun itu adalah ‘mematikan’ pergerakan Mbappe dan Neymar. Dias tidak menghentikan Neymar dan Mbappe dengan man to man marking, melainkan menghambat aliran bola kepada keduanya.

Di babak pertama, salah satu sumber serangan PSG berasal dari Alessandro Florenzi. Wingback asal Italia itu beberapa kali melepaskan umpan terobosan ke arah Mbappe dan Neymar, akan tetapi, sebelum bola sampai di kaki keduanya, Dias bisa memotong jalannya bola itu dengan tekel-tekel bersih.

 

Manchester City's Joao Cancelo, right, challenges PSG's Neymar during the Champions League semifinal first leg soccer match between Paris Saint Germain and Manchester City at the Parc des Princes stadium, in Paris, France , Wednesday, April 28, 2021. (AP Photo/Thibault Camus)Neymar gagal bersinar lawan Man City. (AP/Thibault Camus)

You may also like

Saat di kotak penalti, mantan pemain Benfica itu juga begitu tenang. Dias tidak tergesa-tegsa melakukan tekel berbahaya guna menghentikan Mbappe atau Neymar.

Dengan ketenangannya tersebut, Dias sukses membuat Mbappe gagal melepaskan tembakan ke gawang Ederson. Neymar juga dibuat tanpa kontribusi baik berupa gol maupun assist pada laga tersebut.

 

Berdasarkan statistik, dalam laga melawan PSG Dia melepaskan 69 operan, dengan tingkat akurasi mencapai 95 persen. Dari 5 percobaan tekel, 3 di antaranya berujung sukses, ditambah 2 sapu bersih dan 2 kali merebut bola.