Salah Dianggap Menghina Legenda Man United

Striker Liverpool Mohamed Salah dianggap menghina legenda Manchester United Nobby Stiles lantaran melakukan diving saat melawan West Ham United di Anfield, akhir pekan lalu.

Dalam bayang-bayang Arthur Masuaku, Mohamed Salah diving di kotak penalti West Ham guna mendapatkan penalti dan menyamakan kedudukan usai The Reds tertinggal lebih dahulu oleh Pablo Fornals.

Pemain asal Mesir itu sukses menjadi eksekutor dan membuat skor imbang. Tuan rumah pun akhirnya menang lewat gol Diogo Jota

 

Akan tetapi, kemenangan itu justru dikecam lantaran Liverpool dianggap menang dengan cara curang dan tidak menghormati Nobby Stiles yang meninggal satu hari sebelum laga tersebut.

Nobby Stiles tidak saja mantan pemain Setan Merah tetapi juga legenda timnas Inggris saat juara Piala Dunia 1966.

“Membayangkan menunjukkan kepada generasi itu sebuah contoh dari apa yang mereka anggap curang akan dihargai dengan cara itu,” ucap Cascarino menambahkan.”Pada pekan ini kelima kami kehilangan Nobby Stiles, melihat pemain melakukan apa yang dilakukan Salah membuat saya berpikir, permainan yang dimainkan timnas Inggris pada 1966 akan hilang sepenuhnya dalam 10 tahun ke depan,” ujar legenda Premier League Tonny Cascarino dikutip dari Mirror.

Di mata Cascarino yang juga mantan pemain Aston Villa dan Chelsea itu, budaya permainan sepak bola di Inggris kini sudah berubah. Para pemain era saat ini dianggap pandai diving.

“Maksud saya, mereka terjatuh dengan cara menipu wasit untuk memberikan tendangan bebas,” tutur Cascarino.