Spezia vs Juventus, Pirlo Ragu Turunkan Cristiano Ronaldo sebagai Starter

CESENA – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, ragu untuk menurunkan Cristiano Ronaldo sebagai starter di laga kontra Spezia. Laga tersebut akan berlangsung di Orogel Stadium-Dino Manuzzi, Minggu (1/11/2020) malam WIB.

Sebelumnya, Cristiano Ronaldo telah melewatkan empat pertandingan terakhir untuk Juventus karena mengidap virus Corona. Kini, setelah hasil tesnya dinyatakan negatif dari Covid-19, CR7 telah bergabung dengan rekan-rekan setimnya di Juventus.

Cristiano Ronaldo

Akan tetapi, pemain berpaspor Portugal itu tidak akan bermain secara penuh melawan Spezia pada pekan keenam Liga Italia 2020-2021. Hal itu pun disampaikan langsung oleh Pirlo yang belum yakin untuk memasangkan Cristiano Ronaldo di starting XI.

“Ia mendapatkan hasil negatif tes swab kedua, dan pagi ini ia berlatih secara individu. Ia akan bersama tim. Tetapi saya tidak yakin ia akan bermain sejak awal,” ungkap Pirlo, mengutip dari Sportskeeda, Minggu (1/11/2020).

 

Cristiano Ronaldo sendiri dinyatakan positif Covid-19 saat membela Timnas Portugal pada 13 Oktober 2020. Meski kondisinya dalam keadaan baik, tetapi pemain berusia 35 tahun itu terbilang lama untuk sembuh dari virus Corona.

Karena itu, Pirlo juga tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan Cristiano Ronaldo untuk bermain karena masalah kebugaran. Tetapi, sang pelatih juga tidak meremehkan kekuatan fisik Cristiano Ronaldo karena sang pemain juga rutin melakukan latihan ketika berada di rumah.

Namun, yang penting adalah kami memilikinya. Ia berlatih di rumah, itu sangat penting bahwa kami membawanya bersama kami,” sambungnya.

Selain Cristiano Ronaldo, Juventus akan mendapatkan kembali Paulo Dybala di ajang Liga Italia. Namun begitu, Pirlo juga masih meragukan soal fisik pemain Argentina tersebut, walaupun di laga terakhir, Dybala bermain sebagai strater saat Juventus melawan Barcelona.

“Ini hanya pertanyaan fisik. Saya selalu mengatakan ia tidak 100 persen. Pertama kali Anda kembali, Anda mungkin bisa melakukannya dengan baik, tetapi di pertandingan kedua lebih melelahkan,” tambahnya.

“Ia hanya perlu waktu untuk berlatih dan memulihkan kebugaran penuhnya. Ia punya waktu untuk menemukan ritme dan tidak memikirkan tentang suara-suara di sekitarnya dan hanya perlu melakukannya dengan baik,” pungkasnya.