Tanda Bahaya yang Gagal Dibaca Chelsea

Frank Lampard marah readyviewed setelah Chelsea dikalahkan Arsenal 1-3 pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, Sabtu (26/12). Lampard mengatakan skuad Chelsea tidak mampu melihat tanda bahaya sebelum melawan Arsenal.

Chelsea di atas kertas lebih diunggulkan saat bertandang ke markas Arsenal. Namun, gol Arsenal dari Alexandre Lacazette, Granit Xhaka dan Bukayo Saka hanya mampu dibalas Chelsea lewat gol Tammy Abraham.

Lampard mengaku kesal melihat permainan Chelsea saat melawan Arsenal. Lampard mengatakan skuad The Blues tidak bisa membaca tanda bahaya sebelum laga Derby London tersebut. Chelsea dianggap meremehkan Arsenal.

 

“Tidak cukup bagus. Saya mengambil tanggung jawab di luar lapangan, tapi para pemain harus tanggung jawab karena pesannya sudah jelas. Ini laga berbahaya, lawan bertalenta dan sedang tertekan, Derby London, kami bisa ke posisi dua dan Arsenal terlihat dalam posisi bisa masuk degradasi,” ujar Lampard dikutip dari Daily Mail.

Lampard juga mengungkapkan kekesalan terkait begitu mudahnya Chelsea memberi pelanggaran di wilayah sendiri. Gol penalti Lacazette terjadi setelah Reece James melanggar Kieran Tierney. Sementara Xhaka mencetak gol lewat tendangan bebas setelah N’Golo Kante melanggar Saka.”Itu kombinasi berbahaya, pemain tahu itu sebelum laga. Jika Anda punya pemain yang tampil dengan 60 atau 70 persen, Anda tidak akan bisa menang Premier League. Saya marah karena saya ingin memenangi pertandingan ini,” ucap Lampard.

“Antara kami membuat lawan kesulitan dan memberi mereka ruang, dan kami memberi mereka ruang sejak menit pertama dan terus hingga 45 menit, maka kekalahan ini yang pantas kami dapatkan,” ujar Lampard.

“Para pemain pemalas, memberi penalti, tendangan bebas. Saya sangat kecewa dengan penampilan kami di babak pertama,” ucap Lampard.