Tanpa PSG dan Munchen, European Super League Tetap Jalan

Presiden European Super League Florentino Perez mengatakan kompetisi baru itu akan tetap berjalan meski tanpa Paris Saint-Germain (PSG) atau dua klub asal Jerman.

readyviewed Saat 12 klub top Eropa mengumumkan peresmian European Super League, Minggu (18/4) waktu setempat, banyak pihak menyebut PSG menolak menyatu di kompetisi yang tak direstui UEFA itu.

Selain PSG, Bayern Munchen juga disebut enggan bergabung dengan European Super League. Akan tetapi, Florentino Perez mengonfirmasi, mereka belum mengundang Les Parisiens sebagai pendiri European Super League.

 

“Kami belum mengundang PSG, sampai saat ini. Bahkan kami belum berbicara dengan klub-klub Jerman,” ujar Florentino Perez kepada El Chiringuito dikutip dari ESPN.

“Saat ini kami masih 12 klub [pendiri], kami ingin menambahkan lagi menjadi 15 klub. Jika PSG dan Bayern Munchen menolak, kompetisi Super League tidak akan dibatalkan. Ini omong kosong [pembatalan],” ucap Perez menambahkan.

Florentino Perez menjelaskan, sepak bola harus berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, karena itu European Super League muncul.

“Sepak bola kehilangan minat dari penggemar, hak siar televisi menurun. Kami ingin tampil di Super League, pandemi membuat kami terdesak, dan saat ini kami semua hancur dalam sepak bola,” tutur Perez.