Tekanan di MU Tak Buat De Gea Kalut

David de Gea tidak merasa tertekan dengan kondisi Manchester United saat ini dan kian merasa betah berada di Old Trafford.

De Gea sudah hampir satu dekade membela Man United. Datang sebagai pengganti Edwin van der Sar, De Gea selalu dipercaya tampil sebagai kiper utama di bawah mistar sejak era Sir Alex Ferguson hingga Ole Gunnar Solskjaer.

Kendati tampil reguler, De Gea tidak luput dari kritik. Seperti musim lalu saat melakukan beberapa blunder yang ditengarai menjadi salah satu titik lemah Man United.

 

Musim ini pun pemain-pemain Man United berada dalam sorotan karena mantan penguasa Premier League itu masih berada di papan bawah klasemen.

“Tahun berlalu. Ada yang bagus dan ada yang buruk tetapi saya baik-baik saja saat ini,” sambungnya dikutip dari situs resmi Man United.”Saya pikir kita belajar dari kesalahan, kita menjadi matang dan berbagai situasi sulit ada di dalam hidup. Anda belajar dari hal seperti itu, khususnya dari masa-masa buruk, dan saya pikir begitulah hidup,” kata De Gea.

Musim ini kiper asal Spanyol itu mendapat saingan yang tidak mudah. Man United mendatangkan kembali Dean Henderson, penjaga gawang didikan akademi yang sempat mencuri perhatian ketika membela Sheffield United musim lalu.

“Saya melihat ke depan, semoga segalanya berlangsung baik-baik saja dan bisa bertahan dalam tahun-tahun yang akan datang. Berada di klub seperti ini, dan di level ini dalam tahun-tahun ke depan, itu tidak mudah dan saya bangga,” ucap De Gea.

Sampai saat ini mantan kiper Atletico Madrid itu masih menjadi pilihan utama, sementara Henderson baru tiga kali tampil di ajang turnamen lokal dan Liga Champions.