Tottenham vs Brentford: Mourinho Hadapi Laga Terbesar

 

Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengaku menghadapi laga terbesar sepanjang kariernya sebagai pelatih ‘The Lilywhites’ pada laga lawan Brentford di semifinal Piala Liga.

Di atas kertas, Tottenham punya keunggulan kualitas dan materi pemain atas Brentford yang bermain di divisi Championship jelang duel semifinal Piala Liga di Stadion Tottenham, Selasa (5/1) waktu setempat atau Rabu (6/1) dini hari WIB. Namun Mourinho tak mau timnya lengah dan kehilangan kesempatan bagus masuk ke final untuk meraih trofi.

“Laga terbesar bagi saya di Spurs? Ya, saya rasa demikian. Dalam sudut pandang klub ini tengah memburu trofi selama bertahun-tahun, saya akan mengatakan demikian,” ucap Mourinho seperti dikutip dari Daily Mail.

 

Menurut Mourinho, duel lawan Brentford punya dimensi yang berbeda dibandingkan duel-duel lain yang telah ia jalani selama ini.

Brentford's Joshua Da Silva celebrates after scoring his side's opening goal during the EFL Cup soccer match between Brentford and Newcastle United at Brentford Community Stadium in London, England, Tuesday, Dec. 22, 2020. (Adam Davy/Pool via AP)Jose Mourinho menganggap duel lawan Brentford sebagai laga terbesar dalam kariernya. (AP/Adam Davy)

“Tentu kami selalu menjalani laga penting, seperti duel lawan Crystal Palace musim lalu yang menentukan tiket Liga Europa, kemudian Leeds United akhir pekan lalu saat kami tak menang di beberapa laga.”

“Namun saya akan mengatakan bahwa duel semifinal akan selalu jadi laga yang sangat penting. Hanya laga babak final yang lebih penting dari itu,” kata Mourinho.

Mourinho juga tak peduli bahwa Piala Liga sering dianggap kompetisi kelas dua di Inggris. Bagi Mourinho, Tottenham memang perlu mengakhiri dahaga gelar secepatnya.

“Ini bukan tentang saya meraihnya empat atau lima kali, bukan tentang saya bisa menang dengan tiga klub berbeda, sama sekali bukan tentang saya. Ini tentang klub saya, tentang pemain yang sangat ingin trofi, tentang penggemar dan kini kami hanya butuh dua kemenangan lagi.””Bagi saya, tiap kompetisi penting. Itulah cara saya melihat sesuatu, terutama bagi klub yang sudah tak pernah memenangkan trofi selama lebih dari satu dekade.”