Vinales Dihukum Start dari Pit Lane di MotoGP Eropa

Pembalap Yamaha Maverick Vinales dihukum start dari pit lane pada MotoGP Eropa, Minggu (8/11). Hal ini lantaran Vinales dan Yamaha memutuskan untuk memakai mesin keenam pada balapan kali ini.

Yamaha resmi memastikan telah menyediakan mesin keenam untuk Vinales pada Jumat (6/11). Penggunaan mesin ini berarti pembalap asal Spanyol itu harus menerima kenyataan memulai balapan dari pit lane sesuai hukuman yang dijatuhkan Steward MotoGP.

Setiap pembalap dapat jatah lima mesin untuk digunakan sepanjang musim MotoGP 2020. Mereka boleh menambah alokasi mesin namun ada sanksi start dari pit lane yang harus diterima.

 

Sanksi ini yang harus diterima oleh Vinales. Hukuman ini juga jadi kerugian besar buat sang pembalap yang tengah bersaing dalam perburuan gelar juara dunia.

Vinales saat ini menempati posisi ketiga klasemen pembalap MotoGP 2020. Pembalap berusia 25 tahun itu terpaut 19 poin dari pemuncak klasemen Joan Mir dengan tiga seri tersisa.

Vinales saat ini mengemas 118 poin hingga 11 seri yang telah berlangsung.

Setelah sanksi dijatuhkan, Vinales tidak bisa menutupi kekecewaan. Ia harus membuang kesempatan jadi juara dunia karena kesalahan yang tidak seharusnya dilakukan.

“Anda bisa bayangkan perasaan saya. Setiap tahun kami membuang kesempatan untuk memenangi gelar karena kesalahan,” ujar Vinales seperti dilansir Crash.

“Jelas saya merasa sangat buruk, tapi saya memiliki situasi yang sempurna di rumah, saya punya hidup yang sempurna, saya tidak ingin marah lagi. Saya ingin tetap senang,” ia melanjutkan.

Live streaming MotoGP Eropa 2020 bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com pada Minggu (8/11). Sementara siaran langsung balapan disiarkan stasiun televisi Trans7.