3 Dosa Solskjaer Usai MU Tersingkir dari Liga Champions

 

Manchester United harus menerima kenyataan pahit karena tersingkir di fase grup Liga Champions, Rabu (9/12) dini hari WIB.

MU masuk kotak usai takluk 2-3 dari RB Leipzig pada laga terakhir Grup H di Red Bull Arena. Kekalahan ini membuat MU mengakhiri fase grup dengan menempati posisi ketiga.

Kegagalan MU melangkah ke fase gugur tidak lepas dari kesalahan sang pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Berikut tiga dosa Solskjaer yang membuat MU harus turun kasta bermain di Liga Europa.

1. Gagal Bawa MU Kalahkan PSG

Kekalahan dari PSG pada matchday kelima jadi kesalahan besar Solskjaer yang membuat MU akhirnya masuk kotak. Solskjaer gagal meracik taktik yang tepat untuk meraih kemenangan di hadapan publik sendiri.

Leipzig's Amadou Haidara celebrates after scoring his side's second goal during the Champions League group H soccer match between RB Leipzig and Manchester United at the RB Arena in Leipzig, Germany, Tuesday, Dec. 8, 2020. (AP Photo/Matthias Schrader)Manchester United masuk kotak di Liga Champions. (AP/Matthias Schrader)

Kekalahan 1-3 dari PSG di Old Trafford membuat posisi MU terjepit. MU yang seharusnya bisa memastikan tiket lolos di laga ini justru harus berjuang hingga laga terakhir.

Kesalahan itu terbukti fatal. The Red Devils takluk 2-3 dari Leipzig dan harus menerima kenyataan tersingkir di fase grup.

2. Cadangkan Paul Pogba

Kesalahan lain yang dibuat Solskjaer adalah terus mencadangkan Pogba, termasuk di laga kontra Leipzig. Solskjaer lebih memilih memainkan Nemanja Matic sebagai starter di laga ini.

Solskjaer baru memasukkan Pogba pada menit ke-61 menggantikan Matic saat MU tertinggal 0-2. Masuknya Pogba terbukti memberikan perubahan dan sang pemain bisa mencetak satu gol tetapi gol itu tidak cukup untuk membawa Setan Merah lolos ke 16 besar.

3. Ubah Formasi

Solskjaer mengubah formasi dengan bermain menggunakan tiga bek di laga ini. Ia memasukkan Luke Shaw sebagai satu dari tiga bek tengah bersama Harry Maguire dan Victor Lindelof.

Formasi 3-4-1-2 yang diusung Solskjaer tidak berjalan baik. MU justru kerap ditekan dan sempat tertinggal 0-3 hingga menit ke-70.

MU baru bereaksi setelah masuknya Pogba dan Donny van de Beek. Tetapi perubahan itu sudah terlambat dan tidak mampu menghindarkan MU dari kekalahan.