4 Alasan Man Utd Diam-diam Tiba di Peringkat Ketiga

 

Manchester United berhasil mendarat di peringkat ketiga Liga Inggris dan hal itu merupakan kejutan besar di pekan ini. Berikut alasan Manchester United bisa jadi tim papan atas saat ini.

readyviewed Manchester United mengalahkan Leeds United dengan skor meyakinkan 6-2. Kemenangan itu mengangkat posisi MU ke peringkat ketiga dan membuat ‘Setan Merah’ kembali dilirik banyak orang sebagai favorit juara.

‘Setan Merah’ sendiri tidak sekadar beruntung bisa ada di posisi ketiga Liga Inggris. Mereka punya sejumlah keunggulan yang ditunjukkan musim ini.

Berikut alasan Manchester United ada di posisi ketiga Liga Inggris:

1. Rekor Tandang Menakjubkan

Di tengah inkonsistensi yang ditunjukkan Manchester United musim ini, mereka justru punya rapor yang apik untuk urusan laga tandang di Liga Inggris. MU selalu konsisten menampilkan performa bagus dan akhirnya bisa meraup poin sempurna dari enam laga tandang yang mereka jalani.

Manchester United meraih 18 poin dari laga tandang, lebih dari 2/3 poin yang mereka koleksi sejauh ini.

Manchester United's Mason Greenwood, right, celebrates with teammates after scoring his side's second goal during the English Premier League soccer match between West Ham United and Manchester United at the London stadium in London, England, Saturday, Dec. 5, 2020. (Justin Setterfield/Pool Via AP)Manchester United jago dalam hal laga tandang di Liga Inggris musim ini. (AP/Justin Setterfield)

2. Tak Terkalahkan di Tujuh Laga Beruntun

Manchester United tengah berada dalam performa bagus dalam tujuh laga terakhir di Liga Inggris usai kalah dari Arsenal di Old Trafford. Mereka tak terkalahkan dalam kurun waktu tersebut dengan torehan 19 poin.

Rentetan hasil positif itu membawa Manchester United merangkak ke papan atas hingga kini ada di peringkat ketiga.

3. Manchester United, Si Raja Come Back

Meski sering dikritik, Manchester United termasuk tim yang punya mental tangguh bila merujuk pada banyaknya laga yang mereka menangkan setelah tertinggal.

Dari delapan kemenangan yang dipetik Manchester United di Liga Inggris sejauh ini, enam di antaranya didapat lewat come back. MU menang setelah sempat tertinggal pada laga lawan Sheffield United, West Ham United, Southampton (dua gol), Everton, Newcastle, dan Brighton & Hove Albion.

Manchester United's Edinson Cavani celebrates after scoring his side's second goal during an English Premier League soccer match between Southampton and Manchester United at the St. Mary's stadium in Southampton, England, Sunday, Nov. 29, 2020. (Mike Hewitt, Pool via AP)Manchester United sering menang setelah sebelumnya tertinggal. (AP/Mike Hewitt)

Hanya pada duel lawan West Bromwich Albion (1-0) dan Leeds United (6-2), Manchester United menang tanpa tertinggal lebih dulu.

4. Inkonsistensi Tim Lain

Manchester United tampil buruk dan hanya mengemas tujuh poin dari enam pertandingan awal. Sementara itu, tim-tim lain banyak yang sudah melesat jauh meninggalkan Manchester United.

Namun performa inkonsisten tim-tim besar turut membantu Manchester United mengejar mereka secara perlahan. Tottenham Hotspur dan Everton yang sempat jadi pemuncak klasemen kini ada di bawah Manchester United.

Liverpool dan Leicester yang masih ada di atas Manchester United tidak sepenuhnya dominan. MU bisa melewati Leicester karena mereka punya sisa satu laga lebih banyak sedangkan Liverpool juga tidak sedominan musim lalu dan baru mulai berlari kencang di dua pekan terakhir.Keberhasilan Manchester United melesat ke posisi ketiga juga tak lepas dari hasil buruk yang didapat tim-tim macam Chelsea, Southampton, Everton, dan Tottenham.