8 Debutan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia

Dari 33 nama yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia 2022, delapan di antaranya merupakan pemain debutan.
Menurut jadwal, Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 akan digelar di Tajikistan pada 27 Oktober hingga 2 November mendatang. Timnas Indonesia berada di grup G bersama Australia dan China setelah Brunei Darussalam memutuskan untuk mengundurkan diri.

Dari nama-nama yang dipanggil, beberapa di antaranya merupakan wajah-wajah baru hasil pantauan dari Shin Tae Yong di kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang sudah bergulir. Beberapa nama lain merupakan pemain yang sebelumnya pernah dipanggil dan atau telah memperkuat Timnas Indonesia U-19.

1. Rabbani Tasnim Siddiq (Borneo FC)

Rabbani merupakan striker kelahiran 26 Mei 2003. Total ia sudah enam kali tampil bersama Borneo FC sejak bergabung pada 2020 lalu.

Debutnya di Borneo terjadi pada 22 Maret 2021 di turnamen pra musim Piala Presiden. Saat itu Borneo FC kalah 0-1 dari Bhayangkara FC. Di kompetisi Liga 1 2021/2022, Rabbani sudah dua kali dimainkan, yakni ketika melawan Bali United dengan hasil imbang 1-1 pada 28 September dan menghadapi Persita Tangerang 2 Oktober lalu.

Meski belum mencetak gol, penampilan jebolan Aqua Danone Nations Cup 2015 itu ternyata cukup menarik perhatian Shin Tae Yong.

2. Ronaldo Joybera Kwateh (Madura United)

Usia Ronaldo Kwateh atau yang dikenal dengan Ronaldo Junior masih 16 tahun. Ia menjadi salah satu pemain termuda yang tampil di Liga 1 2021/2022.

Pemanggilan Ronaldo Kwateh ke Timnas Indonesia sebenarnya bukan jadi kali pertama. Sebelumnya ia juga pernah mendapat panggilan Timnas Indonesia U-16 arahan Bima Sakti.

Ronaldo merupakan anak dari mantan pemain PSIS Semarang, Roberto Kwateh. Di Liga 1 2021/2022, Roberto sudah bermain selama 231 menit di enam pertandingan.

3. Bayu Fiqri (Persib Bandung)

Bayu Fiqri sering disebut sebagai pemain yang bakatnya ditemukan Shin Tae Yong. Bersama Persib Bandung, ia selalu tampil gemilang sehingga mencuri perhatian pelatih asal Korea Selatan itu.

Pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu juga pernah membela Semeru FC, klub yang tampil di Liga 2. Tak hanya itu, pemain asal Banyuwangi, 10 Agustus 2001 itu juga pernah memperkuat tim sepak bola PON Jawa Timur di 2016.

Bayu menjadi salah satu pemain yang ikut diboyong Shin Tae Yong mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama Timnas U-19. Bahkan, ia empat kali mendapat kepercayaan pada laga uji coba yang digelar, yakni ketika melawan Bosnia dan Herzegovina, Makedonia Utara, Bulgaria dan Kroasia.

Tak heran jika Bayu Fiqri kini kembali dipercaya Shin Tae Yong untuk masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia U-23 pada Kualifikasi Piala Asia 2022 di Tajikistan.
4. Irsan Lestaluhu (Persipura Jayapura)
Irsan Rahman Lestaluhu sebenarnya merupakan pemain muda Borneo FC yang dipinjamkan ke Persipura untuk menambah kekuatan di lini belakang.

Karier Irsan dimulai bersama Persikabo pada 2016, lalu ia pindah ke Madura United pada 2018. Irsan kemudian dipinjamkan ke PSS Sleman sebelum direkrut resmi Persiba Balikpapan.

Di Persiba Balikpapan, Irsan mendapat menit bermain yang cukup banyak usai bermain sebanyak 10 kali dan mencatatkan 2 gol di Liga 2 2019.

Irsan merupakan pemain berposisi full back kelahiran Tulehu, Ambon, Maluku, 4 Agustus 1999. Ia pernah dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 yang kala itu dilatih Indra Sjafri untuk tampil di Piala AFF U-18 2018.

Irsan melakoni debutnya melawan Skotlandia U-20 di Turnamen Toulon Prancis pada 6 Juni 2017.

5. Subhan Fajri (Persiraja Banda Aceh)

Subhan Fajri sebenarnya bukan nama baru di Timnas kelompok umur. Ia dikenal sebagai wonderkid jebolan Aceh yang telah berhasil melenggang ke Eropa.

Berawal dari tim Elite Pro Academy Barito Putera, Subhan bergabung dengan Program Garuda Select. Ia kemudian dipanggil ke Timnas Indonesia U-16.

Sebelumnya, ia juga dipanggil Shin Tae Yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-18 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023.

6. Mohammad Kanu Helmiawan (Persis Solo)

Sebelum merapat ke Persis Solo, Mohammad Kanu Helmiawan juga pernah dipanggil ke Timnas Indonesia U-19. Ia juga ikut dalam TC bersama Shin Tae Yong ke Kroasia pada 2020 lalu dan mendapatkan kepercayaan tampil pada pertandingan melawan Makedonia Utara selama 90 menit.

Kanu memulai karier sepak bolanya dengan berlatih di SSB UMS Jakarta dan SSB Mutiara Cempaka Arcici serta ASIOP Apacinti. Sebagai seorang gelandang, pemain kelahiran Jakarta, 27 April 2001 itu dikenal sebagai sosok yang taktis dalam membangun serangan maupun pertahanan.

7. Eka Febri Yogi (PSIS Semarang)

Eka Febri Yogi merupakan gelandang bertahan milik PSIS Semarang. Berusia 21 tahun, ia sudah bermain di PSIS selama 15 kali sejak 2019.

Total, ia sudah bermain selama 391 menit dan 12 kali dimainkan sebagai starter di Tim Mahesa Jenar.

8. Muhammad Firli (Barito Putera)

Nama Muhammad Firli bersinar usai membawa Barito Putera melaju ke babak delapan besar Piala Manpora 2021. Ketika itu, ia mencetak gol penyama kedudukan Barito Putera kontra Persikabo menjadi 2-2.

Firli merupakan pemain yang berposisi bek yang lahir di Depok, 16 Juli 1999. Ia pernah dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-19 pada 2018 ketika dilatih Indra Sjafri untuk persiapan menuju Piala AFF dan Piala Asia, namun ia tak tampil di dua turnamen itu.

Kini di tangan Shin Tae Yong, Firli kembali mendapatkan kepercayaan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2021 di Tajikistan.