Allegri Minta Juventus Lupakan Kepergian Ronaldo ke Man Utd

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengatakan timnya tidak bisa terus pikirkan kepergian Cristiano Ronaldo ke Manchester United.
Menurut Allegri, Juventus harus bersatu untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan mengejutkan 0-1 dari Empoli di kandang sendiri di Liga Italia pada Minggu (29/8) dini hari WIB.

Dengan Ronaldo tak lama lagi akan diumumkan sebagai pemain Manchester United, Juve tampak kehilangan taji di pertandingan kandang pertama mereka musim ini melawan tim promosi Empoli dan kalah tanpa menciptakan peluang yang berbahaya.

“Cristiano menghabiskan tiga tahun di Juventus, dia mencetak gol, dia sangat bagus, dia pemain yang luar biasa, tetapi kami tidak bisa memikirkan Ronaldo mulai sekarang,” kata Allegri kepada DAZN dilansir Reuters.

“Saya memiliki skuad yang bagus, kami hanya harus menyadari bahwa kami tidak bisa hanya mendominasi setiap pertandingan. Kami harus bersatu dan ini akan membantu kami di masa depan.”

Juve juga kehilangan poin dalam hasil imbang 2-2 di pertandingan pembuka Liga Italia musim ini di Udinese setelah unggul dua gol dalam pertandingan tersebut.

“Kami perlu meningkatkan soliditas kami, tetapi dua kesalahan ini pasti akan menguntungkan kami. Ini adalah skuad yang kuat, memiliki kualitas dan secara bertahap mereka akan muncul,” kata Allegri.

Empoli berhasil mencuri gol ke gawang Juventus melalui Leonardo Mancuso pada menit ke-21.

Kemelut yang terjadi di kotak penalti Juventus membuat Mancuso menerima bola di muka gawang Bianconeri dan memaksimalkannya untuk menjadi gol.

Tak banyak peluang berbahaya yang mampu diciptakan Juventus dalam laga ini. Hanya penyerang Juventus Federico Chiesa yang benar-benar menguji kiper Empoli Guglielmo Vicario.

“Para pemain memulai dengan kuat, mereka kemudian kebobolan pada kesalahan pertama saat bermain dan membuat kami terlalu panik,” kata Allegri.

“Kami harus memiliki kesabaran untuk menghadapi pertandingan dengan tenang, bermain sebagai tim dan tidak mencoba menyelesaikan masalah dengan permainan individu.”