Alvin Tehupeiory Bidik Rekor Irene Joseph di Babak Utama

Sprinter putri Indonesia Alvin Tehupeiory bertekad memecahkan rekor nasional milik Irene Truitje Joseph dalam heat 2 babak utama 100 meter Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade Tokyo, Jumat (30/7).
Dalam pertandingan kualifikasi pagi ini Alvin mencatat waktu 11,89 detik dan finis ketiga. Hasil itu di bawah catatan terbaiknya, yakni 11,64 detik. Meski begitu Alvin tetap lolos ke pertandingan utama nomor 100 meter putri Olimpiade Tokyo yang akan digelar siang ini.

Di atas kertas peluang Alvin untuk lolos ke babak selanjutnya cukup berat. Alvin harus menghadapi sprinter asal Jamaika Elaine Thompson-Herah dan sprinter Trinidad & Tobago Kelly-Ann Baptiste yang memiliki catatan waktu terbaik di bawah
Namun, Alvin memiliki misi khusus pada heat dua babak utama nomor 100 meter putri. Sprinter kelahiran 5 April 1995 itu ingin memecahkan rekor nasional 100 meter putri yang saat ini masih dipegang Irene Truitje Joseph.

Rekor Irene adalah 11,57 detik yang tercipta saat tampil di SEA Games Brunei Darussalam 1999.

“Pada babak berikutnya, saya akan berusaha yang terbaik lagi dan akan berusaha memperbaiki rekor pribadi saya. Jika Tuhan mengizinkan saya akan berusaha memecahkan rekor nasional milik Kak Irene,” kata Alvin seusai pertandingan kualifikasi.

Alvin Tehupeiory (kiri) finis ketiga di babak kualifikasi. (REUTERS/Phil Noble)
Debut Alvin di Olimpiade Tokyo 2020 cukup mengesankan. Ia lolos dari babak penyisihan nomor 100 meter putri saat bersaing dengan tujuh sprinter lainnya. Alvin menempati peringkat ketiga di Heat 3 babak penyisihan. Catatan waktu 11,89 detik milik Alvin hanya kalah dari Joella Lloyd dan Asimenye Simwaka.

Alvin mengisahkan tidak menyangka bisa menjadi pilihan Indonesia untuk tampil di Olimpiade lewat jalur universalitas. Karena peraih medali perak nomor 100 meter gawang Asian Games 2018 Emilia Nova cedera, Alvin dipilih menjadi pengganti.

“Saya sempat kaget juga karena saya tahu yang ikut Emilia karena juga juara SEA Games dan Asian Games, sementara saya baru menang di kejurnas. Puji Tuhan keputusan PB PASI bahwa saya dipercaya ikut Olimpiade,” ujar atlet asal Ambon ini.