Amankan Front Row Perdana, Brad Binder Enggan Terlena

Motegi sebenarnya bukan trek yang asing bagi Binder. Tetapi, saat kali terakhir berkunjung ke lintasan sepanjang 4,8 km tersebut, sang pembalap masih berkompetisi di kategori Moto2. Kala itu, dia meraih finis P9 musim 2019.

Setelah dibatalkan karena pandemi Covid-19 pada 2020 dan 2021, MotoGP akhirnya dapat kembali menggelar balapan di Motegi.

Layout cocok dengan motor kami, tidak ada terlalu banyak hal pengereman yang keras, hanya menjaga kecepatan dan mengalir,” kata Binder jelang balapan, Minggu (25/9/2022) besok.

“Itu satu hal yang bekerja lebih baik untuk kami musim ini. Dulu titik terlemah kami, sekarang titik terkuat kita. Sekarang kami perlu meningkatkan di tikungan-tikungan kecil.

“Sejujurnya, musim ini kami mengalami lebih banyak masalah dalam menghentikan motor dan berkendara di tikungan lambat.”

Menghadapi kondisi basah saat kualifikasi, Binder boleh dibilang bukan unggulan. Namun, di saat semua perhatian tertuju kepada Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia serta Aleix Espargaro, rider KTM itu justru bikin kejutan.

Sempat membuat kesalahan ketika melakukan flying lap, Binder mampu membayarnya dengan raihan start baris depan. Mencetak waktu lap terbaik 1 menit 55,537 detik — pria asal Afrika Selatan itu pun berhak duduki grid ketiga.

“Senang rasanya bisa berada di baris depan untuk pertama kalinya. (Saya akui) akan aneh untuk start tanpa banyaknya pembalapnya di depan saya,” tutur Binder dalam konferensi pers usai kualifikasi.

“Saya memiliki sensasi aneh dengan motor pagi ini. Saya tidak buruk saat menempuh lap pertama. Tapi saya menurun pada lap kedua, ketiga.

“Saya tahu harus mengubah sesuatu untuk kualifikasi dan saya berhasil menemukan sensasi yang tepat dengan (bagian) depan motor. Untungnya, itulah yang terjadi.”

Walau mengklaim start front row, Binder menyadari tidak akan mudah baginya dalam mengulang performa gemilang ketika finis keempat di Aragon lalu. Salah satunya karena dia hanya menjalani satu sesi latihan kering.

Sebaliknya, FP2 berlangsung basah, dengan FP3 harus dibatalkan lantaran bendera merah sempat dikibarkan saat kualifikasi Moto2. Minimnya data yang diperoleh tak pelak membuat Binder perlu bekerja keras temukan RC16.

“Jadi, besok (Minggu), kami akan mencoba untuk mendapatkan informasi lebih selama menjalani warm-up dan kemudian menghadapi balapan dengan cara sebaik mungkin,” kata Binder.

“Untungnya juga bagi kami, tim-tim rival juga hanya memiliki satu sesi kering. Jadi, kami harus mengambil keuntungan dari warm-up untuk melakukan persiapan balapan secara optimal.”