Anthony Martial Ingin Pergi dari Manchester United, Tapi Belum Ada Klub Peminat

Jakarta – Manajer Manchester United Ralf Rangnick mengungkapkan bahwa Anthony Martial ingin hengkang dari klub. Sang pemain sudah mengutarakan niatnya untuk meninggalkan Manchester United, tetapi belum ada klub yang memberikan tawaran untuk penyerang asal Prancis tersebut.

Martial ingin angkat koper dari Old Trafford pada bursa transfer Januari agar mendapatkan lebih banyak waktu bermain. Ia ingin mengamankan tempat di skuad timnas Prancis jelang Piala Dunia 2022.

Rangnick memahami alasan pemainnya tersebut. Namun, ia masih belum tahu apakah keinginan Martial akan terwujud. Agen Martial, Philippe Lamboley, juga sudah mengonfirmasi keinginan pemain.

“Kami berbicara panjang lebar. Dia menjelaskan kepada saya bahwa dia telah berada di Manchester United sekarang selama tujuh tahun terakhir dan dia merasa ini waktu yang tepat untuk perubahan, untuk pergi ke tempat lain,” kata Rangnick yang dikutip BBC pada Senin, 27 Desember 2021.

Klub asal Spanyol, Sevilla adalah salah satu dari sejumlah klub yang diyakini tertarik pada pemain berusia 26 tahun itu. Namun, sekali lagi, Manchester United masih belum menerima tawaran untuk penyerang itu.

“Saya pikir ini bisa dimengerti. Saya bisa mengikuti pikirannya, tetapi di sisi lain juga penting untuk melihat situasi klub. Kami berada dalam periode Covid-19, kami memiliki tiga kompetisi di mana kami masih memiliki ambisi tinggi dan ingin menjadi sesukses yang kami bisa,” kata laki-laki berkebangsaan Jerman tersebut.

“Setiap keputusan seharusnya tidak hanya untuk kepentingan pemain, tetapi juga untuk kepentingan klub. Sejauh yang saya tahu, belum ada tawaran dari klub lain dan selama itu belum ada maka dia akan bertahan,” ujar Rangnick.

Martial hanya tampil 10 kali di semua kompetisi musim ini dan hanya bermain dua kali sebagai starter di Liga Primer Inggris. Kedatangan Cristiano Ronaldo telah membuatnya tak lagi menjadi pilihan utama pelatih di Old Trafford.

Martial baru mencetak satu gol musim ini dan dia hampir mustahil bisa menggeser posisi Ronaldo dari starting XI. Dia menjalani musim terbaiknya di Manchester United pada 2019-20. Saat itu, ia mencetak 23 gol di semua kompetisi, tetapi dia dianggap tidak konsisten selama enam setengah tahun berada di klub.