Barcelona Kejar Guardiola Jelang Man City vs Chelsea

Presiden Barcelona, Joan Laporta, disebut ingin menarik kembali Pep Guardiola yang akhir pekan ini akan memimpin Manchester City menghadapi Chelsea di final Liga Champions.

Laporta yang pernah memimpin Barcelona ketika Blaugrana berada di masa kejayaan pada dekade pertama 2000-an masih berambisi menggaet Guardiola ke kursi pelatih di Camp Nou.

Dikutip dari AS, Laporta bakal menghubungi Guardiola sehari setelah pertandingan final Liga Champions. Menurut sumber yang sama, Laporta tak ingin gegabah mengontak Guardiola yang sedang fokus mempersiapkan Man City meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.

 

Laporta tak menargetkan Guardiola datang ke Barcelona pada musim depan, melainkan pada musim 2022/2023.

Langkah pendekatan dengan Guardiola disinyalir sebagai pertaruhan Laporta yang baru kembali terpilih sebagai presiden tim. Di awal masa kepemimpinannya, Laporta dihadapkan pada masalah prestasi Barcelona dan keinginan Lionel Messi hengkang.

Kedatangan Guardiola ditengarai bakal menjadi solusi jitu bagi dua masalah tersebut.

Namun Laporta mendapat tantangan karena pernah menyatakan tak akan kembali ke Barcelona sebagai pelatih. Selain itu, kontrak mantan gelandang Barcelona itu juga baru diperbarui hingga 2023.

Guardiola pernah meraih kejayaan ketika menangani Barcelona pada 2008 hingga 2012. Tiga gelar La Liga Spanyol dan dua gelar Liga Champions menjadi bukti kehebatan Guardiola selain beberapa piala lain seperti Copa Del Rey, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub.

Nasib masa depan Koeman sendiri sampai saat ini masih belum diketahui kendati disebut bakal tak berumur lama di Barcelona.
Keinginan Laporta mendatangkan Guardiola sebagai pelatih Barcelona pada dua musim mendatang juga ditengarai bakal memengaruhi keberadaan Ronald Koeman pada musim depan.