Beban Italia yang Mempesona dan Sempurna

 

Timnas Italia akan menghadapi ujian lanjutan di babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021) ketika mereka bertemu timnas Austria. Italia mampu tampil sempurna dan hal itu bisa jadi beban untuk mereka.

Italia melewati tiga laga di babak penyisihan dengan hasil sempurna. Mencetak tujuh gol dan tanpa kebobolan serta lebih sering mendominasi penciptaan peluang.

Hal itu masih ditambah fakta bahwa Roberto Mancini bahkan sempat mengistirahatkan banyak pemain inti di laga terakhir lawan Wales.

 

Kondisi itu membuat Italia benar-benar punya persiapan matang untuk bertemu Austria di babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021).

Dari segi permainan, Italia di bawah Roberto Mancini benar-benar mempesona. Keraguan pada Italia yang sempat gagal lolos ke Piala Dunia 2018 berhasil dihapus oleh Mancini.

Di tangan legenda Sampdoria tersebut, Italia mengalami transformasi luar biasa. Tanpa punya pemain bintang yang menonjol dari kualitas individu, Italia bisa menerapkan kolektivitas tim yang mengagumkan.

Italy's manager Roberto Mancini argues to player Federico Chiesa during the Euro 2020 soccer championship group A match between Italy and Wales at the Stadio Olimpico stadium in Rome, Sunday, June 20, 2021. (Ryan Pierse/Pool via AP)Roberto Mancini sukses membentuk Italia jadi tim yang solid. (AP/Ryan Pierse)

Lini tengah Italia yang diisi oleh Nicolo Barella, Jorginho, dan Manuel Locatelli membuat Italia benar-benar menguasai permainan di tiga pertandingan.

Mancini mungkin bakal lebih dipusingkan untuk memilih pemain karena Marco Verratti yang turun di laga lawan Wales juga menunjukkan kualitas penguasaan bola dan visi bermain yang sangat baik.

Di lini depan, posisi Domenico Berardi, Ciro Immobile, dan Lorenzo Insigne kemungkinan tak akan bergeser. Namun Federico Chiesa yang tampil brilian di laga terakhir bisa jadi pilihan Mancini.

Pada lini belakang, Leonardo Bonucci akan jadi andalan karena Giorgio Chiellini dalam kondisi yang meragukan dengan Leonardo Spinazzola dipastikan mengisi posisi bek kiri. Sedangkan posisi bek kanan masih jadi rebutan sejumlah pemain.

Italia benar-benar sudah berada dalam kondisi siap dan tak banyak punya kelemahan bila melihat penampilan mereka di babak penyisihan grup.

Namun mungkin hal yang bisa jadi kelemahan adalah beban di balik kesempurnaan dan pesona permainan yang ditunjukkan Italia sejauh ini.

Italia sudah lama tidak merasakan kebobolan lebih dulu oleh lawan. Bukan hanya di tiga laga Euro 2020 ini saja, melainkan di 11 laga.

Andai Austria bisa mencuri gol terlebih dulu, Italia bakal menghadapi situasi yang sudah lama tak mereka rasakan, yaitu tertinggal dan berada dalam tekanan.

Italia kalah dari Prancis, Belgia, Portugal dan bahkan Inggris untuk urusan favorit di atas kertas berdasarkan penampilan dalam beberapa tahun belakangan.Tekanan lain adalah perubahan status Italia. Sebelum Euro 2020 dimulai, Italia tidak dianggap di barisan terdepan calon juara meski punya sejarah kuat di sepak bola.

Kini, Italia justru menjelma jadi salah satu tim yang paling memikat di fase grup. Italia saat ini sudah dianggap layak untuk jadi calon juara Euro 2020 (Euro 2021).

Dari segi kualitas, Italia punya banyak modal untuk mengalahkan Austria. Namun beban berlebihan yang tiba-tiba disandang Italia setelah jadi juara grup bisa jadi celah ancaman yang mampu dimanfaatkan Austria.

Tags :