Bek Chelsea Ini Berharap Todd Boehly Tak Memecat Thomas Tuchel Musim Ini

Bek Chelsea, Antonio Ruediger, baru-baru ini membuat pernyataan tegas. Pemain asal Jerman itu memperingatkan calon bos The Blues, Todd Boehly, agar tidak macam-macam terhadap Thomas Tuchel.

Diwartakan Metro, Ruediger tampaknya cukup waswas terhadap masa depan Tuchel. Pasalnya, Rudiger menduga bahwa pemilik baru Chelsea menginginkan hasil instan.

“Dengan adanya kepemilikan baru, saya berharap ada perubahan mentalitas di klub ini. Di mana saat performa seorang pelatih tengah menurun, klub tidak gegabah untuk memecah pelatih tersebut,” kata Rudiger kepada The Times dikutip dari Metro.

Maklum, statistik Tuchel musim ini memang tak sebaik tahun sebelumnya. Tuchel gagal mendapatkan satu pun trofi meski bermain di dua partai final.

Ya, Tuchel sejatinya mampu membawa Chelsea melaju ke partai final Piala FA dan Piala Liga Inggris musim ini. Namun, keberuntungan belum memihak kepadanya. Sebab, di dua laga final tersebut, Chelsea ditekuk oleh klub yang sama, yakni Liverpool.

Saat berlaga di final Piala FA, Chelsea diketahui keok 5-6 via adu penalti. Kemudian, ketika bertanding di partai puncak Piala Liga Inggris, Chelsea juga kalah lewat adu tos-tosan dengan skor 10-11.

Walau pada akhirnya Tuchel tak mampu memboyong trofi, tetapi Rudiger meyakini bahwa juru taktik asal Jerman itu masih menjadi opsi terbaik. Pasalnya, mencari pelatih hebat layaknya Tuchel bukanlah perkara mudah.

“Setiap pesepak bola harus percaya dengan proses dan saya sangat percaya terhadap Tuchel. Anda bisa melihat sendiri bagaimana kepiawaian Tuchel menukangi Chelsea,” tambah Ruediger.

“Lebih dari itu, Chelsea seharusnya bisa berbangga karena memperoleh tanda tangan Tuchel. Karena bagi saya Tuchel tak kalah top ketimbang Pep Guardiola dan Juergen Klopp,” tandasnya.

Di lain sisi, meski membuat pernyataan menohok, Ruediger sejatinya tak akan bersama Chelsea mulai musim depan. Kontrak pemain berusia 29 tahun itu akan habis pada bulan Juli nanti dan dirinya bakal berlabuh di Santiago Bernabeu.

Ruediger memutuskan hengkang ke Real Madrid usai negosiasi kontrak dengan manajemen Chelsea gagal. Baik Ruediger maupun Chelsea diketahui tak menemukan titik terang dalam negosiasi yang dilakukan.

Alhasil, Ruediger memilih pergi bukan karena memiliki masalah dengan pemain lain atau sang pelatih. Melainkan akibat tidak menemui titik temu perihal kontrak.