Bos Bali United soal Gaji Rp 7 Miliar Irfan Jaya: Tidak Sanggup Kita…

Penyerang sayap timnas Indonesia yang baru merampungkan kiprah di Piala AFF 2020, Irfan Jaya, bikin gempar bursa transfer Liga 1 2021-2022.

Irfan Jaya dikabarkan segera merapat ke Bali United pada putaran kedua, usai resmi meninggalkan klub lamanya, PSS Sleman.

Hal yang membuat lebih heboh, Irfan Jaya diberitakan akan mendapatkan gaji sebesar Rp 7 Miliar di Bali United!

Kabar menggemparkan ini diungkapkan oleh kakak Irfan Jaya, H Ramli. Disebutkannya, Irfan Jaya sudah mengikat kesepakatan dengan pihak Bali United.

H. Ramli juga membocorkan Irfan Jaya diikat kontrak selama tiga tahun dengan gaji kurang lebih Rp 7 Miliar.

Sementara itu saat dimintai konfirmasi, CEO Bali United, Yabes Tanuri justru terlihat kaget mendengar kabar gaji fantastis Irfan Jaya.

Orang nomor satu di Bali United itu membantah pihaknya akan menggelontorkan dana sebesar itu untuk gaji Irfan Jaya.

Sebab, Yabes Tanuri mengakui, bagi Bali United, jumlah Rp 7 miliar bukanlah nominal yang kecil.

“Itu konfirmasinya ke siapanya? Bingung saya,” ujar pria berusia 45 tahun tersebut kepada Kompas.com.

“Kalau segitu tidak sanggup kita,” katanya menegaskan.

Yabes Tanuri dengan tegas membantah pernyataan pihak keluarga dari Irfan Jaya tersebut. Dia menyarankan supaya kabar ini dikonfirmasi kembali melalui sumber yang lebih tepercaya.

“Salah itu. Ini beritanya enggak benar. Salah informasi. Hubungi anaknya (Irfan Jaya) saja langsung,” ujarnya mengimbau.

Sementara itu, mengenai kepastian Irfan Jaya berseragam Bali United, Yabes Tanuri irit berkomentar.

Tapi, yang jelas untuk kepastiannya bisa ditunggu melalui pernyataan resmi dari Bali United.

“Kalau saya jawabannya tunggu press release. Untuk seluruh pemain. Selalu begitu kita,” ujar Yabes Tanuri mengakhiri.