Chelsea Terpuruk: Transfer Rp5,06 Triliun Kurang, Lampard?

 

Chelsea perlahan tapi pasti terpuruk di klasemen Liga Inggris readyviewed usai ditahan imbang Aston Villa 1-1 di Stamford Bridge, Senin (28/12) malam waktu setempat. Apakah transfer Rp5,06 triliun yang dikeluarkan Roman Abramovich masih kurang untuk seorang Frank Lampard?

Chelsea turun ke posisi enam klasemen Liga Inggris dengan torehan 26 poin, terpaut enam poin dari Liverpool di puncak klasemen. Posisi The Blues juga dalam ancaman karena rival di bawah mereka, Tottenham Hotspur dan Manchester City hanya kalah selisih gol dan punya jumlah laga lebih banyak.

Thiago Silva dan kawan-kawan hanya mampu meraih satu kemenangan di lima penampilan terakhir di Premier League, yakni saat menaklukkan West Ham United. Selain ditahan imbang Aston Villa, Chelsea kalah dari Everton, Wolverhampton Wanderers dan Arsenal.

 

“Ini hasil imbang melawan tim bagus, tim bermain bagus, kami pantas menang tapi tidak meraihnya. Kami melalui situasi sulit, dan itu ingin kami perbaiki. Kami menunjukkan sejumlah tanda bagus,” ucap Lampard usai melawan Villa dikutip dari Sky Sports.

Berada di peringkat enam klasemen Liga Inggris jelang paruh musim bukan hasil yang bagus bagi Chelsea. Terlebih Chelsea berpeluang melorot ke posisi sembilan juga tiga tim di bawahnya yang mengantongi pertandingan lebih banyak bisa meraih kemenangan.

Musim ini Chelsea menghabiskan €247,2 juta untuk membeli pemain musim ini. Jika ditotal sejak Lampard menjadi pelatih Chelsea musim lalu, pemilik klub Roman Abramovich sudah mengeluarkan €292,2 juta atau setara Rp5,06 triliun untuk membeli pemain.Sebagai tim paling boros di bursa transfer awal musim ini, Chelsea sudah selayaknya menjadi kandidat juara Premier League musim ini. Namun, The Blues belum juga menunjukkan konsistensi hingga menjalani 16 pertandingan.

Langkah Chelsea di bursa transfer awal musim ini juga tidak buruk. Klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu bahkan dianggap sebagai ‘pemenang’ di bursa transfer setelah sukses mendapatkan Timo Werner, Kai Havertz, Hakim Ziyech hingga Thiago Silva.

Namun, Lampard kesulitan mengolah komposisi tim bertabur bintang tersebut. Padahal pelatih Liverpool Jurgen Klopp sempat khawatir dengan ancaman Chelsea di Liga Inggris.

“Siapa favorit? Jika saya menyaksikan saat ini maka Chelsea, buat saya, terlihat seperti favorit. Mereka punya skuad terbesar, pemain hebat, bermain bagus setelah awal yang buruk,” ucap Klopp di awal Desember 2020.

Erling Haaland dan David Alaba adalah sejumlah pemain bintang Eropa yang sedang dihubungkan bergabung dengan Chelsea pada Januari 2021. Namun, apakah kedatangan Haaland dan Alaba bisa menjadi jaminan Chelsea bisa bangkit?Kini seiring dengan penampilan Chelsea yang terus terpuruk, kemampuan Lampard untuk menangani skuad ‘mahal’ The Blues layak dipertanyakan. Atau Lampard belum puas dengan skuad Chelsea musim ini dan membutuhkan lebih banyak uang di bursa transfer Januari 2021 untuk mendatangkan sejumlah pemain baru.