De Bruyne Main 90 Menit dengan Cedera di Belgia vs Italia

Kevin De Bruyne mengaku bermain dengan cedera engkel ligamen saat Belgia dikalahkan Italia 1-2 pada perempat final Euro 2020 di Allianz Arena, Munich, Sabtu (3/7) dini hari WIB.

De Bruyne bersama Eden Hazard menjadi dua bintang Belgia yang diragukan tampil saat melawan Italia. De Bruyne kemudian dipilih pelatih Roberto Martinez sebagai starter, sedangkan Hazard tidak masuk skuad untuk melawan Italia.

Usai Belgia dikalahkan Italia, De Bruyne mengaku memaksakan bermain penuh 90 menit. Gelandang serang Manchester City itu mengklaim tampil melawan Italia dengan cedera engkel ligamen.

 

“Bagi saya pribadi ini adalah empat atau lima pekan yang aneh. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim medis,” ujar De Bruyne dikutip dari Reuters.

“Sebuah keajaiban saya bisa main hari ini karena jelas ada kerusakan di bagian engkel saya. Sebuah robekan di ligamen saya. Tapi, saya merasa bertanggung jawab bermain untuk negara. Sayang saya tidak bisa berbuat lebih banyak,” ucap De Bruyne.

Kegagalan di Euro 2020 menambah daftar hasil buruk Belgia di turnamen besar. Belgia selalu gagal meski sering berstatus tim nomor satu dunia, bahkan tidak pernah lolos ke final turnamen besar.

“Ini turnamen yang sulit bagi kami, karena kami menderita banyak cedera. Kami berjuang hingga akhir. Italia lebih baik di babak pertama, di babak kedua seharusnya kami bisa menyamakan kedudukan 2-2, tapi kami tidak mampu,” ujar De Bruyne.De Bruyne mengklaim kegagalan Belgia di Euro 2020 karena banyaknya pemain yang cedera. Mantan pemain Chelsea itu berambisi membalas kegagalan di Piala Dunia 2022 di Qatar.

“Kami kalah dari tim top. Kami akan berusaha lagi di kesempatan berikutnya, di Piala Dunia, tapi pertama saya harus sembuh secara fisik. Saya mendapat banyak masalah cedera dalam beberapa tahun terakhir, tapi saya selalu berusaha memberikan segalanya untuk tim,” sambung De Bruyne.