Dua Hal Jadi Perhatian Marc Marquez di MotoGP Jepang

Bisa kembali tampil di MotoGP setelah menepi lebih dari tiga bulan guna memulihkan kondisinya pasca-operasi lengan kanan membuat Marc Marquez antusias.

Sayangnya, harapan untuk bisa menyelesaikan Grand Prix Aragon, balapan pertamanya sejak di Mugello akhir Mei, gagal terwujud. Juara dunia enam kali kelas premier mundur di lap pertama.

Marquez terpaksa menyudahi aksinya di Sirkuit Motorland Aragon lebih cepat akibat RC213V-ya rusak menyusul tabrakan dengan Fabio Quartararo (Yamaha) dan Takaaki Nakagami (Honda).   

Kini, ia harus segera mengalihkan fokus karena MotoGP akan bertolak dari Eropa ke Asia, dengan Jepang jadi destinasi pertama di sisa lima balapan terakhir 2022.

Ini adalah lawatan perdana MotoGP ke Negeri Sakura sejak pandemi global Covid-19 merebak pada awal 2020. Dan event di Sirkuit Motegi nanti juga merupakan balapan kandang bagi Honda.

Marc Marquez memiliki banyak rencana untuk menghadapi akhir pekan spesial tersebut, karena secara Spaniard tidak ada keluhan besar setelah race di Aragon.

“Saya sangat bersemangat untuk kembali ke Jepang karena ini adalah balapan kandang Honda. Treknya menyenangkan dan para penggemar selalu luar biasa,” kata The Baby Alien dalam situs HRC.

“Di Motegi Anda dapat memiliki cuaca apa pun, karena itu kami harus terus mengawasi apa yang akan terjadi,” imbuh pembalap yang sekarang menempati posisi ke-15 di klasemen MotoGP 2022.

Selain masalah cuaca, Marquez juga tahu akhir pekan di Jepang tak menjadi lebih mudah dengan jadwal yang dipangkas. Hanya akan ada satu sesi latihan pada Jumat karena alur logistik yang padat.

“Mengingat kami menghadapi jadwal yang berubah, itu bakal menjadi dua setengah hari yang sangat intens. Tetapi saya meras baik secara fisik setelah Aragon,” ujarnya.

“Saya ingin menikmati akhir pekan di Jepang dan sambil terus bekerja agar bisa pulih sepenuhnya serta pengembangan motor,” rider berusia 29 tahun tersebut menuturkan.