Dua Helipkoter Bertabrakan Dekat Sea World Australia, 4 Orang Tewas dan 3 Lainnya Kritis

TEMPO.COJakarta – Empat orang tewas dan tiga lainnya dalam kondisi kritis menyusul tabrakan antara dua helikopter di dekat Sea World di Gold Coast, Australia pada Senin 2 Januari 2023.

Seperti dilansir laman news.com.au, sedikitnya 13 orang membutuhkan perawatan setelah tabrakan, yang terjadi sebelum pukul 14:00 waktu setempat. Selain empat kematian, tiga penumpang dalam kondisi kritis – seorang wanita dan dua anak laki-laki – dibawa ke Rumah Sakit Universitas Gold Coast.

Berbicara dalam jumpa pers pada Senin sore, Petugas Regional Polisi Queensland Tenggara Gary Worrell mengkonfirmasi empat kematian tersebut. Ia menambahkan bahwa tiga orang lainnya masih kritis di rumah sakit. Dia mengatakan seluruh korban tewas dan kritis berasal dari helikopter yang sama.

“Sekitar pukul 14:00 hari ini, polisi dan layanan darurat dipanggil untuk tabrakan dua helikopter di udara tepat di seberang Sea World di Broadwater,” katanya. “Kedua pesawat itu jatuh dan mendarat di tepian pasir tepat di luar resor Sea World.

“Penyelidikan sedang berlangsung, akan ada laporan dari polisi untuk koroner, dan juga Biro Keselamatan Transportasi Australia memimpin penyelidikan.”

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab insiden tragis tersebut. Worrell mengatakan penyelidikan itu berada pada tahap “sangat awal”. “Itu baru terjadi beberapa jam yang lalu, dan kami baru saja berhasil membawa semua pasien yang terluka parah ke rumah sakit,” katanya.

Namun ia menambahkan, nampaknya insiden terjadi saat satu helikopter telah lepas landas dan yang lainnya telah mendarat. “Penyelidikan jelas akan mengidentifikasi bagaimana insiden itu terjadi.”

Gambar menunjukkan kedua helikopter yang terlibat tergeletak di gundukan pasir, mengalami kerusakan serius, dengan pekerja darurat mengerumuni mereka. Setidaknya satu pesawat bertuliskan “Helikopter Sea World”.

Pilot helikopter lain, yang membawa lima penumpang, berhasil mendarat di gumuk pasir di tengah Broadwater, mencegah kematian lebih banyak.

Seorang perwakilan dari Layanan Ambulans Queensland, Jayney Shearman, mengatakan kepada wartawan bahwa layanan tersebut telah mengerahkan “semua sumber daya yang tersedia” untuk menangani insiden tersebut, termasuk paramedis perawatan kritis dan dua helikopter medis.

“Awalnya ada 13 orang yang teridentifikasi di dua helikopter tersebut, ada tiga pasien kritis yang dirawat, dan enam luka ringan,” ujarnya.

Cedera yang lebih ringan itu terutama disebabkan oleh pecahan kaca.

SeaWorld Drive ditutup untuk lalu lintas setelah kecelakaan itu, dan anggota masyarakat didesak untuk menghindari daerah tersebut.

Seorang pengunjung Sea World mengatakan kepada 7 News bahwa mereka telah melihat salah satu pesawat “berputar-putar dengan jendela kokpit jatuh setelah terjadi benturan”. Sementara seorang pria di dalam Sea World pada saat kecelakaan menggambarkan mendengar “ledakan besar”.

“Saya sedang berjalan-jalan dengan putra saya dan beberapa staf Sea World sedang berlari keluar. Tidak benar-benar tahu apa yang terjadi tetapi ada ledakan besar,” kata John kepada 3AW.

ATSB telah memulai penyelidikan keselamatan atas insiden tersebut.