Greysia/Apriyani Disebut Tak Besar Kepala di Piala Sudirman

Pelatih ganda putri Eng Hian menyebut Greysia Polii/Apriyani Rahayu tetap bisa menunjukkan performa terbaik dan tak besar kepala lantaran sudah meraih emas Olimpiade.
Greysia/Apriyani dua kali turun bermain, lawan Kanada dan Denmark, dan selalu sukses menyumbang poin. Sedangkan dalam laga lawan Rusia, Ribka Sugiarto/Siti Fadia yang dipercaya turun dan sukses meraih kemenangan.

Ketika Greysia/Apriyani turun, Indonesia selalu dalam kondisi kritis lantaran tertinggal 1-2. Greysia/Apriyani berhasil mengemban tugas dengan baik dan mengantar Indonesia menyamakan kedudukan sebelum akhirnya wakil ganda campuran jadi penentu kemenangan.

“Evaluasi sejauh ini performa kedua pasangan baik. Terutama Greysia/Apriyani tetap membumi. Mereka tidak menganggap dirinya adalah juara Olimpiade.”

“Mereka pun bisa tampil maksimal setiap dimainkan,” ucap Eng Hian dikutip dari rilis PBSI.

Indonesia telah memastikan diri lolos ke perempat final Piala Sudirman. Skuad Merah-Putih kini tengah menunggu drawing perempat final yang bakal dilakukan setelah laga sesi kedua, Kamis (30/9) selesai digelar.

“Kondisi tim sangat baik. Wajah-wajahnya ceria dan semangat. Semua sehat Ini menjadi modal untuk menghadapi pertandingan perempatfinal Piala Sudirman yang akan digelar Jumat,” ucap Manajer Tim Indonesia Eddy Prayitno.

Eddy menyatakan penentuan tim untuk laga perempat final bakal mulai dibahas setelah drawing selesai dilakukan dan lawan Indonesia diketahui.

“Setelah undian keluar, kami akan rapat dengan tim pelatih untuk menentukan siapa-siapa yang bakal membela tim Indonesia dan dimainkan di babak gugur besok,” tutur Eddy.