Indonesia Menjadi Tuan Rumah MotoGP 2022, Media Jerman Masih RaguSirkuit Mandalika sebentar lagi bakal menghelat balapan motor paling populer di dunia, MotoGP, pada Maret 2022. Sebelum menjadi tuan rumah seri kedua, Sirkuit Mandalika akan dipakai untuk sesi tes resmi MotoGP 2022 pada Februari. Namun, ada keraguan datang dari media otomotif asal Jerman, Speedweek, terkait kesiapan penyelenggaraan MotoGP 2022 di Indonesia. Hal pertama yang jadi sorotan media Eropa itu ialah pengetatan bagi pelaku perjalanan dari luar negeri. Speedweek mengeluhkan perjalanan panjang tim MotoGP untuk bisa datang ke Sirkuit Mandalika. “Selama berbulan-bulan, Indonesia menutup pintu bagi pendatang dari mancanegara. Sejak 14 Oktober 2021, orang-orang dari 19 negara dapat kembali mengajukan visa,” tulis Speedweek. Namun, tidak semua pembalap dan kru datang dari 19 negara tersebut. Mereka kesulitan untuk mendapatkan visa ke Indonesia. Dorna Sport dan panitia lokal akhirnya berdiskusi dengan kementerian setempat untuk mendapat keringanan. Speedweek juga menulis meski akhirnya ada kompromi, protokol bagi kru paddock untuk bisa sampai ke sirkuit cukup berbelit-belit. Fakta itu terlihat jelas saat seri pamungkas World Superbike (WSBK) pada November 2021 lalu. “Berbelitnya birokrasi mulai saat kru paddock meninggalkan Eropa karena maskapai punya syarat berbeda-beda untuk setiap negara tujuan.” “Begitu sampai di Jakarta, para kru akan kembali menjalani pemeriksaan dan tes PCR sebelum menuju hotel tempat karantina,” tulisnya lagi. Pengetatan itu membuat perjalanan dari Eropa ke Indonesia yang sebenarnya bisa ditempuh 15 jam kini menghabiskan waktu empat hari penuh, termasuk masa karantina. Hal itulah yang membuat Dorna Sport sempat memangkas seri balapan di luar Eropa. Speedweek juga menyoroti hal teknis di Sirkuit Mandalika, yakni lintasan. Pasalnya, homologasi lintasan Sirkuit Mandalika ternyata belum sesuai dengan standar yang ditentukan pihak MotoGP. Sirkuit Mandalika masih harus menjalani homologasi ulang sebelum bisa menggelar MotoGP 2022. Konon, Sirkuit Mandalika baru menerima homologasi Grade B. Padahal, untuk bisa menggelar balapan MotoGP harus mengantongi homologasi Grade A. Oleh karena itu, lintasan Sirkuit Mandalika harus segera berbenah.

Sirkuit Mandalika sebentar lagi bakal menghelat balapan motor paling populer di dunia, MotoGP, pada Maret 2022.

Sebelum menjadi tuan rumah seri kedua, Sirkuit Mandalika akan dipakai untuk sesi tes resmi MotoGP 2022 pada Februari.

Namun, ada keraguan datang dari media otomotif asal Jerman, Speedweek, terkait kesiapan penyelenggaraan MotoGP 2022 di Indonesia.

Hal pertama yang jadi sorotan media Eropa itu ialah pengetatan bagi pelaku perjalanan dari luar negeri.

Speedweek mengeluhkan perjalanan panjang tim MotoGP untuk bisa datang ke Sirkuit Mandalika.

“Selama berbulan-bulan, Indonesia menutup pintu bagi pendatang dari mancanegara. Sejak 14 Oktober 2021, orang-orang dari 19 negara dapat kembali mengajukan visa,” tulis Speedweek.

Namun, tidak semua pembalap dan kru datang dari 19 negara tersebut.

Mereka kesulitan untuk mendapatkan visa ke Indonesia.

Dorna Sport dan panitia lokal akhirnya berdiskusi dengan kementerian setempat untuk mendapat keringanan.

Speedweek juga menulis meski akhirnya ada kompromi, protokol bagi kru paddock untuk bisa sampai ke sirkuit cukup berbelit-belit.

Fakta itu terlihat jelas saat seri pamungkas World Superbike (WSBK) pada November 2021 lalu.

“Berbelitnya birokrasi mulai saat kru paddock meninggalkan Eropa karena maskapai punya syarat berbeda-beda untuk setiap negara tujuan.”

“Begitu sampai di Jakarta, para kru akan kembali menjalani pemeriksaan dan tes PCR sebelum menuju hotel tempat karantina,” tulisnya lagi.

Pengetatan itu membuat perjalanan dari Eropa ke Indonesia yang sebenarnya bisa ditempuh 15 jam kini menghabiskan waktu empat hari penuh, termasuk masa karantina.

Hal itulah yang membuat Dorna Sport sempat memangkas seri balapan di luar Eropa.

Speedweek juga menyoroti hal teknis di Sirkuit Mandalika, yakni lintasan.

Pasalnya, homologasi lintasan Sirkuit Mandalika ternyata belum sesuai dengan standar yang ditentukan pihak MotoGP.

Sirkuit Mandalika masih harus menjalani homologasi ulang sebelum bisa menggelar MotoGP 2022.

Konon, Sirkuit Mandalika baru menerima homologasi Grade B.

Padahal, untuk bisa menggelar balapan MotoGP harus mengantongi homologasi Grade A.

Oleh karena itu, lintasan Sirkuit Mandalika harus segera berbenah.