Laga Sengit dan Panas, Babak Pertama Arema vs Persebaya 2-2

MALANG – Mental juara Arema FC terbukti pada babak pertama derbi Jatim lawan Persebaya. Singo Edan sempat tertinggal 0-2, tetapi bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di penghujung babak di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kab. Malang, Sabtu (1/10) malam.

Arema FC langsung tampil menyerang sejak menit awal. Motivasi berlipat karena dukungan dari puluhan ribu Aremania, membuat laga berjalan dengan tempo cepat sejak menit awal.

Peluang pertama Arema FC datang dari Jayus Hariono pada menit ke-2. Sayang, sepakan pemain tengah itu masih menyamping di sisi gawang.

Dua menit berselang, giliran Bagas Adi melepaskan sepaka, sayang masih mengenai pemain Persebaya dan menghasilkan sepak pojok.

Singo Edan yang keasyikan menyerang terkena serangan balik Persebaya. Silvio Junior yang menerima umpan lambung dari Marselino Ferdinan mampu menusuk masuk ke kotak penalti dan melepaskan sepakan kencang yang menembus gawang Adilson Maringa. Skor berubah, Arema FC tertinggal 0-1 dari Persebaya.

Keunggulan itu membuat Persebaya tampak semakin percaya diri memainkan bola pendek dan menguasai pertandingan. Meski kedua kesebelasan saling jual beli serangan, belum ada gol dihasilkan sampai menit ke-30.

Pada menit ke-32, sepakan bebas didapatkan Persebaya. Vidal yang menjadi eksekutor memilih mengumpan bola ke tiang jauh. Leo Lelis yang berdiri tak terkawal sukses menyundul bola menjadi gol.

Skor pun berubah kembali menjadi 0-2, Arema FC makin tertinggal dari Persebaya.

Setelah itu, tensi pertandingan menjadi memanas. Insiden tabrakan beberapa kali terjadi, bahkan pemain sampai adu mulut. Wasit pun harus menghentikan laga beberapa menit karena kondisi panas itu.

Rupanya, kejadian itu menjadi titik balik kebangkitan Singo Edan. Berawal dari sepak pojok, Adam Alis melepaskan umpan ke arah Abel Camara yang memenangi duel dan menyundul bola masuk.

Menit ke-42, skor menjadi 1-2, Arema memperkecil ketertinggalan dari Persebaya.

Motivasi penggawa Singo Edan yang meningkat itu mencapai puncaknya pada menit ke-45. Sebuah handball dari pemain Persebaya di dalam kotak penalti, membuat wasit menunjuk titik putih.

Abel Camara yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Skor pun menjadi imbang 2-2.

Sempat ada tambahan waktu mencapai lima menit, tetapi tak ada gol tambahan sampai wasit meniup peluit tanda akhir babak pertama