Legenda Jerman Kenang Momen Memalukan Southgate

Legenda timnas Jerman Andreas Kopke mengenang momen memalukan Gareth Southgate gagal menendang penalti di Euro 1996 jelang duel Inggris vs Jerman di babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021) di Stadion Wembley, Selasa (29/6).

Duel Jerman vs Inggris di Euro 1996 harus dilanjutkan ke adu penalti usai kedua tim bermain imbang 1-1 di Wembley. Lima pemain pertama The Three Lions sukses membobol gawang Jerman yang saat itu dikawal Andreas Kopke.

Jerman menyamakan kedudukan dalam adu penalti, hingga menjadi 5-5, sampai akhirnya dibutuhkan satu penendang tambahan. Penendang tambahan pertama bagi Inggris jatuh kepada Southgate.

 

Sayangnya, tendangan Southgate ke sisi kanan bawah bisa terbaca dan ditepis Kopke. Sementara itu, Andreas Moller yang jadi penendang tambahan Jerman sukses menaklukkan David Seaman. Jerman menang 6-5 dan melangkah ke final.

Jelang duel Inggris vs Jerman di 16 besar Euro 2020, Kopke membeberkan kenangan buruk Southgate 25 tahun silam itu.

“Saya pikir itu cerita yang sangat bagus, Gareth Southgate kini memiliki karier kepelatihan yang hebat. Dan saya sangat menantikan melihatnya lagi di Wembley,” ujar Kopke dikutip dari Mirror.

Menurut Kopke, pada masa itu Jerman sudah mempersiapkan diri jika pertandingan harus dilanjutkan ke adu penalti.

Germany's Kai Havertz, second right, celebrates after scoring his side's opening goal during the Euro 2020 soccer championship group F match between Portugal and Germany at the football arena stadium in Munich, Saturday, June 19, 2021. (Matthias Hangst/Pool Photo via AP)Timnas Jerman jadi momok Gareth Southgate. (AP/Matthias Hangst)

“Tentu saja kami siap untuk kemungkinan adu penalti dan saya menganalisis penembak Inggris potensial terlebih dahulu dengan pelatih kiper saat itu, Sepp Maier,” ucap Kopke.

“Ketika saatnya tiba dan pertandingan berlanjut ke adu penalti, Anda menyadari peran kunci dan tanggung jawab Anda sebagai penjaga gawang. Itulah mengapa saya sangat konsentrasi,” ia menambahkan.

 

“Lima penendang pertama Inggris melakukannya dengan tembakan super, kemudian penendang penalti keenam. Southgate adalah yang pertama [melakukan tendangan] tanpa penempatan dan saya bisa menyelamatkannya,” tutur Kopke.Kopke yang kini berusia 59 pun membeberkan alasan bisa menggagalkan tendangan Southgate. Dijelaskan Kopke, ketika itu Southgate tidak melakukan penempatan bola saat menendang penalti.