Liverpool Terpuruk, Wijnaldum Bantah Alasan Klopp

Gelandang Liverpool, Georginio Wijnaldum tak mau mencari-cari alasan seperti yang beberapa kali diutarakan Jurgen Klopp terkait keterpurukan timnya di Liga Inggris musim ini. Dia enggan menjadikan cedera sebagai kambing hitam permainan jeblok The Reds di beberapa laga.

readyviewed Liverpool menelan kekalahan 0-2 saat menjamu Everton dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (21/2) dini hari waktu Indonesia. Itu merupakan kekalahan keempat Liverpool secara beruntun di ajang liga.

Sebelumnya Liverpool digebuk Brighton & Hove Albion 0-1, digilas 1-4 oleh Manchester City, lalu keok 1-3 di tangan Leicester City.

 

Wijnaldum sendiri enggan mencari alasan atas ketidakberdayaan timnya dalam empat laga terakhir. Termasuk soal badai cedera yang menimpa mereka musim ini.

“Kehilangan pemain selama musim sangat mengecewakan kami. Kami tidak bisa berperan sebagai korban (badai cedera) dalam konteks ini. Kami harus menghadapi situasi ini,” katanya, dilansir Daily Mail.

Hal sama diutarakan legenda The Reds, Jamie Carragher. Dia menuturkan bahwa Klopp tidak bisa terus menerus menyalahkan situasi sekarang di mana sejumlah pilar lini belakang cedera dan absen panjang.

“Liverpool sangat buruk, mereka pantas mendapatkan (kekalahan). Mereka tidak bisa terus-menerus mengatakan bahwa Virgil van Dijk absen. Aku muak mengatakan itu,” ujarnya.

Tentu saja pernyataan Wijnaldum tersebut bertolak belakang dengan pendapat Klopp. Eks pelatih Borussia Dortmund itu selama ini kerap melontarkan banyak alasan atas keterpurukan Liverpool.

Salah satunya soal jadwal padat yang membuat waktu istirahat skuadnya menjadi lebih sedikit. Belum lagi soal badai cedera yang dialami timnya. Klopp beberapa kali menjadikan cedera sebagai kambing hitam jika timnya mengalami keterpurukan.

Cedera sendiri terus menerus menghampiri pasukannya. Teranyar, Jordan Henderson terpaksa ditarik keluar saat melawan Everton.

Sang kapten menyusul Virgil van Dijk, Joe Gomez, Joel Matip, Fabinho, dan Diogo Jota yang lebih dulu masuk ruang perawatan. Mereka sampai saat ini masih dalam masa pemulihan.