Madrid Potong Gaji, Ramos Ngebet ke PSG

Kapten Real MadridSergio Ramos, benar-benar serius ingin angkat kaki dari Santiago Bernabeu. Ramos tak sepakat dengan tawaran manajemen yang menawari perpanjangan satu tahun dan pemotongan gaji.

Ramos akan habis masa kontraknya Juni 2021 mendatang dan per 1 Januari lalu sudah bebas bernegosiasi dengan klub lain. Satu klub yang kencang dikaitkan adalah PSG.

Ramos terakhir kali meneken perpanjangan kontrak pada 2015 lalu. Saat itu di usia 30 tahun dia meneken 5 tahun kontrak dengan opsi perpanjangan satu tahun yang habis pada 30 Juni 2021.

 

Di kontrak terakhir, Ramos mendapat gaji 12 juta Euro atau Rp206,03 miliar per musim di luar bonus.

Dilansir Marca, Presiden Florentino Perez dan Ramos sudah bertemu akhir pekan lalu. Dalam pertemuan Ramos ditawari perpanjangan kontrak hingga Juni 2022.

Tawaran kontrak itu yang ditolak Ramos. Sebab Ramos meminta kontrak dua tahun perpanjangan tanpa pengurangan gaji. Ramos menilai pemotongan gaji harusnya datang dari inisiatif pemain, bukan dituangkan dalam perjanjian kontrak.Namun dalam penawaran itu tidak ada kenaikan gaji. Bahkan dilaporkan juga Madrid menyodorkan klausul pemotongan gaji untuk mengantisipasi keuangan di masa pandemi virus corona.

Ramos sendiri beberapa hari lalu sudah menyebut bahwa PSG ingin merekrutnya dan Lionel Messi sebagai bagian membangun skuad juara. Sebuah indikasi dia benar-benar ingin menyeberang ke Paris.

Dalam laporan sejumlah media asing, PSG bakal menyodorkan kontrak tiga tahun dengan kenaikan gaji selangit dari yang diterimanya di Los Blancos. PSG dilaporkan siap menggaji Ramos 20 juta Euro atau Rp333,8 miliar per musim.

PSG bersama pelatih anyar Mauricio Pochettino ingin membangun tim yang dihuni pemain-pemain hebat dan berpengalaman. Kebetulan, Messi dan Ramos berstatus free transfer karena kontrak mereka sama-sama habis Juni 2021.