MotoGP 2022 – Kecewa dengan Performa Honda, Pol Espargaro: Harus Berubah!

Pol Espargaro merasa kecewa karena performa Honda Repsol yang kurang garang.

Pasalnya, saudara Aleix Espargaro itu tak bisa menunjukkan penampilan apiknya.

Oleh karena itu, Pol Espargaro meminta Honda untuk segera berubah.

Pol sendiri sudah merasakan bahwa kini Honda telah berada dalam dinamika yang negatif.

Tak heran jika penampilan para pembalabnya jadi kurang kondusif dalam memetik hasil maksimal.

“Segalanya tidak berjalan dengan baik,” ujar Pol Espargaro dilansir motorsport-total.

“Kita semua berada dalam dinamika negatif, yang tidak kondusif untuk hasil.”

Untuk itu, Pol Espargaro menginginkan sebuah perubahan.

“Tapi kami harus terus bekerja. Itu harus berubah.”

Hal itu mengingat jalannya balapan masih panjang.

Sehingga Pol ingin Honda untuk segera berbenah guna menatap seri balapan selanjutnya.

Jika Honda bisa menemukan permasalahan, maka peluang masih ada di kubu Honda/

Terutama untuk membalikkan keadaan di papan kejuaraan dunia.

“Karena masih banyak balapan di depan kami. Kami bahkan belum setengah jalan menuju kejuaraan dan masih ada peluang untuk membalikkan keadaan.”© Disediakan oleh tribunnews.comPembalap dari tim Repsol Honda, Pol Espargaro saat konferensi pers pra-event MotoGP Mandalika 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika), Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (17/3/2022). MotoGP Mandalika 2022 digelar pada 18-20 Maret 2022. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Padahal, Pol Espargaro justru pernah merasakan kenyamanan ketika menunggangi RC213V.

Dirinya merasa sangat percaya diri terutama ketika pramusim.

“Semuanya berjalan cukup baik selama pra-musim.”

Bahkan, Pol Espargaro sukses mendapat awal balapan yang baik ketika tampil di Qatar.

Dia jadi salah satu pembalap Honda yang sukses naik podium di Qatar.

Dengan begitu, Pol saat itu merasa percaya diri mampu menjinakkan RC213V dengan baik.

Sayang ketika balapan seri kedua, Pol menerangkan bahwa Honda melakukan perubahan yang salah.

Sejak saat itu, performanya mulai menurun.

Bahkan, dia sendiri tidak mengetahui apa yang menyebabkan performanya jadi jeblok.

“Tapi sejak Indonesia kami harus mengurangi lagi dan segalanya berjalan ke arah yang salah.”

“Yang terburuk adalah, kami tidak tahu mengapa.”

Padahal jika melihat ke belakang, Pol menerangkan bahwa seluruh pembalap Honda ketika di pramusim memiliki kecepatan yang pas.

Namun sayang, sekarang keadaan justru berbalik dan sulit untuk dijelaskan.

“Saya merasa baik dengan motor di pra-musim.”

“Tapi bukan hanya saya, semua orang cepat – Alex, Taka, Marc juga merasa baik dengan motornya. Terlihat menjanjikan.”

“Di Qatar kami seandainya Kami memiliki kecepatan yang luar biasa tetapi kami berjuang sekarang. Sulit untuk dijelaskan,” pungkasnya.

Terlebih kini Pol Espargaro harus berjuang sendiri tanpa Marc Marquez.

Dia semakin kesulitan untuk menemukan performa terbaik pada balapan terakhir.

Jelang balapan di Jerman, diharapkan Pol Espargaro bisa kembali mendapatkan performa apiknya untuk menaklukkan Sachsenring.

Layak dinanti aksi Pol Espargaro pada balapan seri selanjutnya di Jerman tanggal 19 Juni 2022 mendatang.